"Kami sudah mengimbau lurah, RT/RW untuk meningkatkan kesadaran warganya mendonorkan darah,"
Pangkalpinang (Antara Babel) - Pemerintah Kota Pangkalpinang, Provinsi Bangka Belitung (Babel) mengajak warga mendonorkan darah mereka agar ketersediaan darah mencukupi untuk menolong para pasien di rumah sakit di daerah itu.

"Kami sudah mengimbau lurah, RT/RW untuk meningkatkan kesadaran warganya mendonorkan darah," ujar Wakil Wali Kota Pangkalpinang Malikul Amjad di Pangkalpinang, Kamis.

Ia menjelaskan, untuk memenuhi permintaan darah pasien di rumah sakit PMI masih mengandalkan pasokan dari pusat dan pendonor darah dari keluarga pasien.

"Kesadaran warga untuk mendonorkan darah karena kurangnya pemahaman akan pentingnya mendonorkan darah untuk membantu orang lain," ujarnya.

Ia mengatakan, selama ini stigma yang berkembang di masyarakat banyak yang salah, misalnya donor darah membuat badan gemuk atau donor darah mengakibatkan ketagihan dan lainnya.

Padahal mendonorkan darah membuat badan lebih segar karena tubuh secara otomatis akan mengganti darah yang hilang dengan darah baru dan tidak ada hubungannya dengan bertambahnya nafsu makan dan ketagihan.

"Kami terus berupaya meningkatkan stok darah dengan mendorong PMI, Dinas Kesehatan dan SKPD lainnya, BUMN dan swasta untuk mengelar donor darah massal," ujarnya.

Selain itu, menurut dia, pihaknya juga menyusun sistem baru untuk memancing minat dan kesadaran warga di lingkungan masing-masing untuk mendonorkan darah.

Menurut dia, mendonorkan darah untuk membantu nyawa orang lain merupakan ibadah dan jasa yang tidak terlupakan bagi pasien yang terbaring rumah sakit.

"Mudah-mudahan dalam tahun ini akan terjadi perubahan sistem untuk meningkatkan kesadaran warga sehingga stok darah akan selalu cukup untuk memenuhi kebutuhan rumah sakit," ujarnya.


Pewarta: pewarta: Aprionis
Uploader : Rustam Effendi

COPYRIGHT © ANTARA 2026