Pangkalpinang (ANTARA) - Satgas Penanganan COVID-19 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyatakan kasus penularan dan penyebaran virus corona di Kepulauan Bangka Belitung semakin melandai, seiring semakin berkurangnya pasien COVID-19 yang menjalani karantina di daerah itu.

"Hari ini pasien COVID-19 yang menjalani karantina tersisa enam orang atau berkurang dibandingkan hari sebelumnya tujuh orang," kata Sekretaris Satgas Penanganan COVID-19 Babel Mikron Antariksa di Pangkalpinang, Sabtu.

Ia mengatakan pasien COVID-19 aktif yang masih menjalani karantina pada Sabtu (21/1) sebanyak enam orang tersebar di Bangka dua, Belitung, Bangka Tengah, Bangka Selatan dan Kota Pangkalpinang masing-masing terdapat satu pasien COVID-19.

Baca juga: Dinkes Kabupaten Bangka Barat siapkan sejumlah langkah setelah pencabutan PPKM

"Saat ini hanya  Bangka Barat dan Belitung Timur tanpa pasien COVID-19 aktif dan ini terus dipertahankan agar Babel menjadi zona hijau COVID-19," ujarnya.

Ia menyatakan saat ini kasus COVID-19 bertambah satu di Kota Pangkalpinang, sementara enam kabupaten/kota lainnya yaitu Kabupaten Bangka, Bangka Barat, Bangka Tengah, Bangka Selatan, Belitung dan Belitung Timur tanpa kasus COVID-19.

"Hari ini pasien sembuh dari COVID-19 juga bertambah dua dan pasien meninggal karena virus corona ini nihil," katanya.

Baca juga: 43 persen lansia Bangka Barat telah divaksin penguat

Menurut dia meski kasus COVID-19 semakin melandai, namun pemerintah tetap mewaspadai lonjakan kasus penularan dan penyebaran virus corona ini melalui kegiatan sosialisasi penerapan prokes kepada masyarakat.

"Kita harus tetap waspada, karena virus corona ini masih ada. Untuk itu, diharapkan masyarakat untuk tetap menjalankan prokes, karena cara ini paling ampuh agar warga  tidak tertular virus corona ini," katanya. 

Baca juga: Bangka Barat tingkatkan kesadaran warga untuk ikut vaksinasi penguat
 

Pewarta: Aprionis
Editor : Joko Susilo

COPYRIGHT © ANTARA 2026