Pangkalpinang (ANTARA) - Balai Karantina Kesehatan (BKK) Kelas II Pangkalpinang Provinsi Kepulauan Bangka Belitung meminta jamaah calon haji (CHJ) untuk menghindari kontak langsung dengan unta, guna mencegah penularan virus middle east respiratory syndrome (MERS CoV).

"MERS-CoV di Arab Saudi ini merupakan penyakit saluran pernapasan serius yang salah satunya ditularkan oleh unta," kata Kepala BKK Kelas II Pangkalpinang Agus Syah di Pangkalpinang, Sabtu.

Pihaknya telah memberikan vaksin meningitis, polio, dan COVID-19 kepada seluruh calon haji Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, guna meningkatkan kekebalan tubuh mereka terhadap virus berbahaya ini selama menjalankan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci Makkah.

"Saat ini virus COVID-19 terus bermutasi menjadi MERS-CoV, sehingga seluruh jamaah haji harus mendapatkan vaksin COVID-19 ini," katanya.

Ia menyatakan MERS-CoV yang ditularkan unta ini harus diwaspadai jamaah calon haji dengan tidak terlalu sering minum susu unta mentah dan berjalan-jalan di daerah peternakan unta di Arab Saudi.

"Kami berharap para jamaah haji tidak mengunjungi tempat-tempat peternakan unta, agar tidak tertular virus berbahaya yang dapat menyebabkan kematian," katanya.

Ia mengimbau jamaah calon haji untuk selalu menjaga kesehatan, menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, serta meminum vitamin untuk menambah daya tahan tubuh dari berbagai virus penyakit selama melaksanakan ibadah haji.

"Pada kepulangan jamaah haji nanti, kita akan kembali melakukan pemeriksaan kesehatan para jamaah haji untuk memastikan kesehatan mereka dalam kondisi baik dan tidak tertular berbagai virus penyakit berbahaya selama menjalankan rangkaian ibadah di Tanah Suci Makkah," katanya.



Pewarta: Aprionis
Uploader : Bima Agustian

COPYRIGHT © ANTARA 2026