Tanjung Pandan, Belitung (ANTARA) - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, akan mengembangkan sistem layanan digital bagi masyarakat di daerah itu.

Ketua Baznas Belitung, Firmansyah di Tanjung Pandan, Jumat mengatakan digitalisasi layanan tersebut dilakukan guna memudahkan masyarakat dalam mengakses informasi dan layanan Baznas Belitung.

"Program ini kami namakan "kantor digital" yang akan segera kami luncurkan dalam waktu dekat ini," katanya.

Menurut dia, Baznas Belitung terus melakukan inovasi dan beradaptasi dengan kemajuan teknologi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Hal ini menjadi kebutuhan di tengah kemajuan teknologi sekarang ini.

"Sekarang adalah zamannya teknologi, semua masyarakat rata-rata sudah memiliki telepon pintar," ujarnya.

Baca juga: Baznas Belitung berhasil himpun zakat Rp2,69 miliar

Ia mencontohkan, Baznas Belitung menjalin kerja sama dengan Bank Syariah Indonesia (BSI) dalam menyalurkan zakat kepada para mustahik penerima program "Belitung Cerdas".

"Sehingga tidak perlu repot-repot lagi datang mengambil ke Baznas tinggal menyiapkan rekening dan dana akan ditransfer kepada penerima," katanya.

Dikatakan dia, masyarakat nantinya bisa mengajukan permohonan bantuan kepada Baznas Belitung secara digital melalui aplikasi.

"Tidak menutup kemungkinan pengajuan permohonan bantuan nantinya melalui aplikasi dan nanti ketika masuk di server Baznas Belitung tinggal kami lihat sesuai atau tidak data-datanya," ujar dia.

Dirinya menjelaskan, pihaknya dalam waktu dekat juga akan meluncurkan website Baznas Belitung.

"Dalam website tersebut nanti banyak foto-foto kegiatan penyaluran zakat, nomor rekening, cara berzakat sehingga masyarakat bisa mengakses segala macam informasi," katanya.

Ia menambahkan, penerapan layanan digitalisasi merupakan bentuk transparansi Baznas Belitung dalam mengelola zakat dan infak kepada masyarakat.

"Ini adalah bentuk keterbukaan karena Baznas setiap tahunnya di audit oleh dua lembaga yakni lembaga independen dan lembaga audit syariah," ujarnya.

Pewarta: Apriliansyah
Uploader : Bima Agustian

COPYRIGHT © ANTARA 2026