Dengan pola tanam tumpang sari dapat mempertimbangkan lahan teknis yang subur dan produktif untuk tetap dipertahankan sebagai lahan pertanian pangan yang berkelanjutan.Sungailiat (Antara Babel) - Pemerintah Kabupaten Bangka, Provinsi Bangka Belitung, berupaya mendorong petani agar termotivasi menanam tanaman pangan yang memiliki peluang ekonomi tinggi sekaligus mengurangi ketergantungan pasokan dari luar daerah.
"Penyuluhan terus kami gencarkan untuk memberi gambaran kepada masyarakat bahwa sektor pangan nonberas, seperti jagung, kacang tanah, kedelai dan berbagai sayuran memiliki peluang besar untuk dijadikan mata pencaharian dengan pendapatan tinggi," kata Wakil Bupati Bangka, Rustamsyah di Sungailiat, Selasa.
Ia menjelaskan, upaya tersebut diharapkan mampu mengurangi ketergantungan pasokan pangan dari luar daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani lokal.
Menurut dia, selama ini kebutuhan pangan Kabupaten Bangka masih dipasok dari luar daerah, sehingga diharapkan dengan menggalakkan tanaman pangan kita bisa mandiri di daerah sendiri.
"Lahan tidur di daerah ini masih cukup luas dan belum sepenuhnya digarap dengan maksimal oleh para petani, namun ke depannya dengan bantuan tenaga penyuluh pertanian diharapkan dapat merubah pola pikir warga agar lebih giat bertani," katanya.
Ia mengatakan, pola tanam tumpang sari atau pola bergantian dengan variasi tanaman pangan seperti padi, dilanjutkan ubi kayu, jagung, kedelai, kacang-kacangan dan lainnya juga cocok diterapkan karena selama ini lahan pascapanen hanya ditinggal begitu saja oleh para petani.
"Dengan pola tanam tumpang sari dapat mempertimbangkan lahan teknis yang subur dan produktif untuk tetap dipertahankan sebagai lahan pertanian pangan yang berkelanjutan," katanya.
Ia juga berharap agar para petani dapat selalu berkomitmen untuk meningkatkan produk pertanian di Kabupaten Bangka. Selain bisa meningkatkan ketahanan pangan, juga dapat mengembangkan agribisnis dan meningkatkan kesejahteraan petani.
"Produk pertanian yang dihasilkan harus memenuhi syarat kuantitas, kualitas dan kontinuitas dengan meningkatkan penggunaan benih varietas unggul bermutu. Selain itu dapat berpengaruh terhadap peningkatan produktivitas, produksi dan mutu hasil tanaman," katanya.
Pewarta: KasmonoEditor : Mulki
COPYRIGHT © ANTARA 2026