Bangka Barat, Babel (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menyalurkan pupuk subsidi kepada 352 petani padi sawah di Kecamatan Tempilang sebagai bentuk dukungan terhadap sektor pertanian.

"Penyaluran pupuk bersubsidi kepada para petani yang menggarap padi di sawah ini merupakan salah satu program strategis pemerintah daerah dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus meningkatkan hasil produksi pertanian," kata Wakil Bupati Bangka Barat Yus Derahman di Mentok, Babel, Selasa.

Secara simbolis, penyerahan pupuk bersubsidi dilakukan Yus Derahman kepada para petani di Desa Simpangyul, Kecamatan Tempilang.

Pupuk subsidi yang disalurkan hari ini kepada para petani di Desa Simpangyul dan Buyan Kelumbi diterima 352 petani yang sebelumnya sudah dilakukan verifikasi dan benar-benar berhak menerima alokasi pupuk subsidi tersebut.

Pupuk subsidi yang disalurkan terdiri atas 17.211 kilogram urea, 51.436 kilogram NPK, dan 79.375 kilogram pupuk organik.

"Pupuk bersubsidi ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendukung keberlangsungan usaha tani masyarakat. Melalui penyaluran pupuk bersubsidi in kita ingin petani dapat memperoleh pupuk yang cukup, tepat jenis, tepat jumlah, tepat waktu, dan tepat sasaran," katanya.

Dengan pola tersebut diharapkan hasil produksi padi dapat meningkat, sehingga mampu mendukung swasembada pangan dan menjaga stabilitas pasokan beras di daerah itu.

la mengingatkan para petani agar menggunakan pupuk sesuai rekomendasi teknis yang diberikan para petugas penyuluh pertanian agar manfaat yang diperoleh petani lebih maksimal, karena penggunaan pupuk yang tepat tidak hanya meningkatkan hasil panen, tetapi juga menjaga kesuburan tanah dan keberlanjutan usaha tani di masa mendatang.

Ia meminta seluruh pihak yang terlibat dalam proses distribusi pupuk bersubsidi untuk terus melakukan pengawasan dan pendampingan untuk memastikan pupuk subsidi diterima petani yang berhak sesuai ketentuan berlaku.

"Kami minta dinas pertanian, para penyuluh lapangan, distributor, dan seluruh pihak terkait secara rutin melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program agar terhindar dari potensi penyimpangan," katanya.

Dengan pengawasan ketat diharapkan pupuk bersubsidi ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya sehingga mampu meningkatkan produktivitas lahan, pendapatan petani, serta kesejahteraan keluarga petani.

"Perlu kerja keras, kolaborasi dan menguatkan semangat gotong royong agar sektor pertanian Bangka Barat semakin kuat dan mampu memberikan kontribusi besar bagi pembangunan daerah," katanya.



Pewarta: Donatus Dasapurna Putranta
Uploader : Bima Agustian

COPYRIGHT © ANTARA 2026