"Program IKAN Ini sudah diterapkan di semua sekolah," kata Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Hervawi di Pangkalpinang, Jum'at.
Ia mengatakan kurikulum IKAN ini akan bergabung dengan beberapa mata pelajaran diantaranya PKN, agama, biologi dan olahraga di tingkat SMA/SMK, sebagai langkah pemerintah dalam memberantas peredaran narkoba yang dapat merusak generasi penerus bangsa ini.
"Nanti ketika guru-guru mengajar sambil memperkenalkan atau mensosialisasikan tentang bahaya narkoba," katanya.
Ia menambahkan selain program IKAN juga dihadirkan duta-duta narkoba di sekolah masing-masing serta dari Dinas Pendidikan sendiri menghadirkan relawan narkoba.
"Kegiatan seperti ini setiap enam bulan kita laporkan ke BNN Provinsi, kita laporkan ke BNN," katanya.
Ia menyatakan sebenarnya program IKAN merupakan ide dari BNN, jadi Dinas Pendidikan berkoordinasi dengan BNN.
"Kadang menjadi pembina upacara untuk menginformasikan bahaya narkoba termasuk sosialiasasi di sekolah-sekolah," katanya. ***3***
Pewarta: Chandrika Purnama Dewi/AprionisUploader : Rustam Effendi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.