Mendikbud terpaksa naik perahu karet dari BNPB ketika hendak pulang menuju bandara, untuk menghindari macet total di ruas jalan menuju lokasi GMT.
Koba (Antara Babel) - Menteri Pendidikan dan Kebudayan RI, Anies Baswedan memilih menaiki perahu karet untuk menghindari jebakan macet di ruas jalan menuju titik pengamatan GMT di Desa Terentang, Bangka Tengah, Bangka Belitung.

"Mendikbud terpaksa naik perahu karet dari BNPB ketika hendak pulang menuju bandara, untuk menghindari macet total di ruas jalan menuju lokasi GMT," kata Kepala Dinas Pendidikan Bangka Tengah, Sugianto di Koba, Rabu.

Ia menjelaskan, Mendikbud bersama Bupati Bangka Tarmizi Saat menaiki perahu hingga ke Desa Kurau dan kemudian naik mobil dinas camat untuk meneruskan perjalanan menuju bandara Depati Amir.

"Kalau harus menempuh jalur darat, Mendikbud akan terjebak macet hingga beberapa jam maka panitia memutuskan melewati jalur laut dengan menggunakan perahu," katanya.

Sepanjang sekitar 20 kilometer jalan menuju titik lokasi GMT di Desa Terentang mengalami macet total dan hingga menjelang siang kemacetan tersebut belum terurai kendati sejumlah polisi dikerahkan untuk mengatur arus lalulintas.

"Memang macetnya luar biasa dan itu terjadi sejak pukul 03.00 WIB dinihari, saya juga sempat terjebak macet menuju lokasi GMT," ujarnya.

Ia mengatakan, antusias masyaraka menyaksikan GMT sangat tinggi dan tidak hanya dari dalam tetapi juga luar daerah.

"Kegiatan GMT berjalan sukses, ini keberhasilan panitia dan keberhasilan masyarakat yang selalu tertib dan menjaga keamanan," ujarnya.

Pewarta: Ahmadi
Editor : Mulki

COPYRIGHT © ANTARA 2026