Pada tahun ini kita akan membentuk koperasi petani karet di masing-masing kabupaten/kota agar petani mudah mengembangkan usaha perkebunannya.
Pangkalpinang (Antara Babel) - Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akan membentuk tujuh unit koperasi petani karet guna meningkatkan kesejahteraan petani di daerah itu.

"Pada tahun ini kita akan membentuk koperasi petani karet di masing-masing kabupaten/kota agar petani mudah mengembangkan usaha perkebunannya," kata Kabid Perkebunan Distanbunnak Provinsi Kepulauan Babel, Zola di Pangkalpinang, Senin.

Ia menjelaskan, pembentukan koperasi ini masih dalam tahap pendataan kelompok petani karet di Kabupaten Bangka, Bangka Barat, Bangka Tengah, Bangka Selatan, Belitung, dan Kabupaten Belitung Timur serta di Kota Pangkalpinang.

"Jika pendataan kelompok selesai maka pembentukan koperasi ini dapat dilakukan, sehingga petani mudah menjual hasil sadapan karet dan memperoleh berbagai kebutuhan untuk mengembangkan usaha perkebunannya," ujarnya.

Menurut dia, pembentukan koperasi akan sangat membantu petani dalam mengembangkan usahanya, karena mereka tidak perlu menjual hasil sadapan kepada pedagang pengumpul dengan harga murah.

"Koperasi ini merupakan wadah petani dalam mengembangkan usaha dan meningkatkan kesejahteraan keluarganya. Koperasi ini akan membeli hasil sadapan karet petani dan menjual langsung ke pabrik pengolahan karet di luar daerah," ujarnya.  
    
Selama ini, kata dia, petani karet sulit mengembangkan usaha karena terkendala modal dan harga jual karet kepada pedagang pengumpul yang sangat rendah.

"Kita kasihan melihat petani dalam mempertahankan usaha perkebunannya, apalagi selama musim hujan ini mereka sulit untuk menyadap pohon karetnya," ujarnya.

Untuk itu, kata dia, diharapkan pemerintah kabupaten/kota ikut mendorong percepatan pembentukan koperasi petani karet tersebut agar mereka bisa mengembangkan usahanya secara mandiri.

"Petani bisa mengembangkan usaha simpan pinjam di koperasi. Pada saat harga karet sedang baik petani bisa menabung dan ketika sedang sulit atau musim hujan bisa meminjam dana untuk kebutuhan sehari-harinya," ujarnya.

Pewarta: Aprionis
Editor : Mulki

COPYRIGHT © ANTARA 2026