Saat ini kita sedang membangun 300 hektare tambak udang vaname di Desa Merawang Kabupaten Bangka.Pangkalpinang (Antara Babel) - Pengusaha tambak udang di Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, mengembangkan 300 hektare tambak untuk memenuhi permintaan pasar yang tinggi.
"Saat ini kita sedang membangun 300 hektare tambak udang vaname di Desa Merawang Kabupaten Bangka," kata Direktur PT Merdeka Husain Karim di Pangkalpinang, Senin.
Ia menjelaskan luas tambak udang vaname yang dikelola PT Merdeka seluas 182 hektare di Kelurahan Ketapang Kota Pangkalpinang, dengan produksi yang masih kurang memadai untuk memenuhi pasar lokal, nasional dan internasional.
"Pengembangan tambak udang ini juga untuk memotivasi masyarakat mengembangkan usaha komoditas ekspor ini," ujarnya.
Menurut dia Bangka Belitung merupakan provinsi kepulauan sangat cocok untuk budidaya dan pembesaran udang, karena kondisi geografis dan alam cukup baik untuk pertumbuhan udang tersebut.
"Kita sudah berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk mengembangkan potensi budidaya udang ini untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.
Ia menilai selama ini pemerintah daerah belum tertarik untuk mengembangkan udang vaname dan lebih fokus pengembangan sektor pertambangan.
"Saya optimistis ekonomi masyarakat akan mengalami peningkatan, jika pemerintah daerah fokus mengembangkan usaha tambak udang, ikan dan lainnya," ujarnya.
Untuk itu, kata dia, diharapkan pemerintah daerah untuk menggencarkan sosialisasi, pembinaan dan melatih masyarakat untuk membudidayakan udang ini, karena memiliki nilai ekonomis tinggi, seiring permintaan pasar yang tinggi.
"Kita siap membantu pemerintah daerah membina masyarakat mengembangkan usaha tambak udang ini dan menampung hasil udang petani, karena kita juga memiliki pabrik pengolahan udang di Jakarta," ujarnya.
Pewarta: AprionisEditor : Rustam Effendi
COPYRIGHT © ANTARA 2026