Setiap menjelang Ramadan permintaan daging ayam memang sering naik drastis dan pedagang sering kekurangan stok untuk memenuhi permintaan pelanggannya.
Pangkalpinang (Antara Babel) - Harga daging ayam broiler di pasar-pasar di Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung naik karena meningkatnya permintaan yang cukup signifikan menjelang Ramadan.

"Setiap menjelang Ramadan permintaan daging ayam memang sering naik drastis dan pedagang sering kekurangan stok untuk memenuhi permintaan pelanggannya," kata Kabid Perddagangan Dalam dan Luar Negeri Disperindagkop Pangkalpinang, Eka Subehi, Rabu.

Ia mengatakan, meningkatnya permintaan itu karena biasanya warga menggelar beberapa acara untuk menyambut Ramadan dan masakan daging ayam menjadi menu yang cukup digemari.

Harga daging ayam di Pasar Jalan Irian naik menjadi Rp30.000 dari sebelumnya Rp28.000 per kilogram, di Pasar Ratu Tunggal naik menjadi Rp32.000 dari sebelumnya Rp30.000, di Pasar Pagi Kampung Melayu naik mejadi Rp35.000 dari sebelumnya Rp31.000, dan di Pasar Rumput naik menjadi Rp38.000 dari sebelumnya Rp30.000 per kilogram.

"Kebanyakan warga memasak daging ayam sebagai hidangan dalam acara menyambut Ramadan dan itu sudah menjadi tradisi warga di daerah ini setahun sekali," ujarnya.

Menurut dia, kenaikan harga daging ayam masih dalam batas kewajaran karena tingginya permintaan mengakibatkan stok lebih cepat menipis dan harga masih berdasarkan mekanisme pasar.

"Semoga saja pasokan lokal maupun sentra lancar sebab kemungkinan harga akan terus bergerak naik seiring mendekatnya Ramadan dan permintaan yang terus meningkat," ujarnya.


Pewarta: Mulki
Editor : Mulki

COPYRIGHT © ANTARA 2026