Bantuan bibit ikan ini diberikan kepada 10 kelompok budidaya air tawar di Kabupaten Bangka, Bangka Barat, Bangka Tengah, Bangka Selatan dan Kota Pangkalpinang.Pangkalpinang (Antara Babel) - Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyalurkan 70 ribu bibit ikan, guna membantu petani mengembangkan usaha budidaya perikanan air tawar di daerah itu.
"Bantuan bibit ikan ini diberikan kepada 10 kelompok budidaya air tawar di Kabupaten Bangka, Bangka Barat, Bangka Tengah, Bangka Selatan dan Kota Pangkalpinang," kata Kepala Perwakilan UPT BKIPM Kepulauan Babel, Nandang Koswara di Pangkalpinang, Jumat.
Ia menjelaskan sebanyak 70 ribu bibit nila dan patin merupakan bibit unggul, sehingga dapat meningkatkan kualitas produksi ikan petani.
"Kami berharap dengan adanya bantuan bibit unggul ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memelihara ikan sehat dan memiliki sertifikat karantina," ujarnya.
Ia mengatakan BKIPM sebagai otoritas kompeten dalam jaminan mutu dan keamanan hasil perikanan Indonesia, terus berupaya meningkatkan kepedulian dan menumbuhkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya karantina ikan dan mutu hasil perikanan.
"Kami terus menyosialisasikan pentingnya karantina ikan ini sebagai pendukung daya saing hasil perikanan di pasar global," ujarnya.
Menurut dia selama ini pembudidaya ikan air tawar masih bersifat tradisional, sehingga mutu dan kualitas perikanan kurang mampu bersaing di pasar global.
"Jika hasil perikanan ini petani berkualitas maka harga ikan membaik, pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan keluarganya," ujarnya.
Pewarta: AprionisEditor : Mulki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.