"Secara umum wilayah Kepulauan Bangka Belitung yang terdiri dari wilayah Kabupaten diprogramkan oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Kehutanan sebagai daerah pengembang pohon gaharu,"
Sungailiat (Antara Babel) - Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mengembangkan program pohon gaharu untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


Menurut Kasi Pengembangan Hutan Produksi Dinas Kehutanan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Slamet di Sungailiat, Jumat, pohon gaharu merupakan tanaman hutan yang termasuk golongan hasil hutan bukan kayu (HHBK) yang dapat ditanam bersamaan jenis tanaman lainnya seperti pohon karet.


"Secara umum wilayah Kepulauan Bangka Belitung yang terdiri dari wilayah Kabupaten diprogramkan oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Kehutanan sebagai daerah pengembang pohon gaharu," kata dia menjelaskan.


Meski diakuinya jenis pohon ini memiliki nilai ekonomi tinggi, namun daerah itu masih tertinggal dari daerah lain di Indonesia seperti dari Kalimatan dan Papua yang terlebih dahulu melakukan pengembangan pohon Gaharu.


"Pohon gaharu masuk dalam kelompok hasil tumbuhan dan tanaman dari 490 jenis tanaman HHBK seperti kayu damar, kemenyan, cendana, kayu putih, kenanga dan lainnya," jelasnya.


Pemerintah provinsi setempat, kata Slamet, berkomitmen untuk bekerja sama dengan berbagai pihak dalam upaya pengembangan pohon gaharu sebagai potensi daerah.


"Asumsi total produksi gaharu di Provinsi Bangka Belitung yang tersebar di beberapa Kabupaten sebanyak 55 ton lebih dengan jumlah tanam terbanyak yakni di Kabupaten Bangka Tengah mencapai 1.445.664 batang untuk jenis budidaya dan 2.532 batang jenis alami," kata dia menjelaskan.


Pihaknya meminta kepada pengelola hutan tanaman industri (HTI) bisa bekerja sama dengan pengelola hutan tanaman rakyat (HTR) dalam hal ini masyarakat agar tidak tumpang tindih dalam pelaksanaan di lapangan.


"Pemerintah mendukung sekali penanaman pohon gaharu yang dikelola oleh masyarakat baik secara perorangan maupun secara kelompok," katanya.


Pewarta: Pewarta: Kasmono
Uploader : Rustam Effendi

COPYRIGHT © ANTARA 2026