Dari sebanyak 4.586 kebutuhan pegawai, yang tersedia saat ini baru 2.424, terdiri atas 409 pegawai jabatan pelaksana dan 2.015 pegawai jabatan fungsional
Muntok(Antara Babel) - Bupati Bangka Barat Parhan Ali mengungkapkan daerahnya masih kekurangan sebanyak 2.162 pegawai untuk menduduki jabatan pelaksana dan fungsional.

"Dari sebanyak 4.586 kebutuhan pegawai, yang tersedia saat ini baru 2.424, terdiri atas 409 pegawai jabatan pelaksana dan 2.015 pegawai jabatan fungsional," katanya di Muntok, Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Jumat.

Guna memenuhi kebutuhan tersebut, beberapa hari lalu Bupati, Wakil Bupati, Kabag Humas dan Protokol, dan Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Bangka Barat menemui Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Yuddy Chrisnandi di Jakarta.

Pada kesempatan itu, kata dia, rombongan bersama Menteri Yuddy membicarakan permasalahan yang dihadapi pemerintah daerah terkait dengan kekurangan jumlah pegawai.

"Menteri Yuddy memberikan respons positif kepada pihak Pemkab Bangka Barat. Kemungkinan besar pada tahun ini bisa membuka penerimaan CPNS," katanya.

Berdasarkan kebutuhan pegawai jabatan pelaksana dan fungsional di Kabupaten Bangka Barat pada tahun ini, menurut dia, masih kekurangan pegawai jabatan fungsional umum 1.469 orang, guru 440 orang, tenaga kesehatan 185 orang, dan tenaga teknis sebanyak 68 orang.

Untuk kekurangan tenaga kesehatan sebanyak 185 orang, formasinya terdiri atas dokter umum 13, dokter gigi 3, dokter spesialis 11, perawat 70, dan bidan sebanyak 88.

"Kami optimistis pada tahun ini diberikan kesempatan melakukan rekrutmen CPNS meskipun tidak seluruhnya," katanya.


Pewarta: Donatus Dasapurna Putranta
Editor : Mulki

COPYRIGHT © ANTARA 2026