Pasukan polisi dan Badan Keamanan Nasional (Shin Bet) menangkap Sabah Abdul Salam, 57, karena hubungannya dengan anggota Hamas dan karena bersimpati dengan gerakan dan hasutan, lapor lembaga penyiaran publik Israel.
Lembaga penyiaran tersebut mengklaim bahwa dokumen, alat komunikasi dan telepon seluler ditemukan di rumahnya, selain barang-barang lain menunjukkan kecurigaan atas keterlibatannya dalam pelanggaran keamanan serius.
Hingga kini belum ada tanggapan dari Hamas mengenai laporan lembaga penyiaran tersebut.
Sumber: Anadolu
Pewarta: Yoanita Hastryka DjohanUploader : Rustam Effendi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.