"Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk senantiasa hati-hati dan waspada terhadap peredaran judi togel karena dapat merusak mental,"
Pangkalpinang (Antara Babel) - Kepolisian Daerah Provinsi Bangka Belitung (Babel) bertekad membasmi dan memerangi praktik judi toto gelap (togel) karena dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama puasa Ramadhan 1434 Hijriyah.

"Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk senantiasa hati-hati dan waspada terhadap peredaran judi togel karena dapat merusak mental," kata Kabid Humas Polda Babel AKBP Riza Yulianto di Pangkalpinang, Selasa.

Ia menjelaskan, selama puasa Ramadhan Polda Babel berhasil menangkap tiga bandar dan dua pemain togel dan menyita dua unit handphone (HP) merek Blackberry, satu unit HP Nokia dan uang tunai Rp6.229.000.

"Pelaku ditangkap saat sedang bermain judi togel di rumah masing-masing," ujarnya.

Ia mengakui judi jenis ini sulit dibasmi karena dilakukan secara sembunyi-sembunyi dan menggunakan teknologi informasi.

"Saat ini bandar dan pemain judi cukup menggunakan HP untuk memasang nomor atau angka, sehingga aparat sulit melacak dan mengungkapnya," ujarnya.

Menurut dia, salah satu jenis penyakit masyarakat yang terus diperangi aparat kepolisian adalah judi. Judi merupakan bibit penyakit masyarakat karena dapat membuat malas dan jatuh miskin.

Selain itu, judi ini juga dapat membuat pemainnya stres, gila dan meningkatkan angka kriminalitas lainnya seperti pencurian, perampokan, pembunuhan dan lainnya.

"Judi merupakan perbuatan melanggar hukum. Untuk itu, mari kita basmi perjudian termasuk judi togel ini," ujarnya.

Pewarta: Pewarta :Aprionis
Uploader : Rustam Effendi

COPYRIGHT © ANTARA 2026