Stok masih cukup banyak dan akan bertambah sebelum menipis, pasokan dari daeah sentra lancar, belum ada kendala berarti baik dari segi pengiriman maupun hasil produksi.
Pangkalpinang (Antara Babel) - Stok gula pasir di gudang-gudang distributor di Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, tercatat sebanyak 86 ton yang mencukupi untuk kebutuhan hingga lebaran Idul Adha 2016.
"Stok masih cukup banyak dan akan bertambah sebelum menipis, pasokan dari daeah sentra lancar, belum ada kendala berarti baik dari segi pengiriman maupun hasil produksi," kata Kabid Perdagangan Dalam dan Luar Negeri Disperindagkop Pangkalpinang, Eka Subehi, Rabu.
Ia mengatakan, karena lancarnya pasokan dan kecukupan stok, harga masih bertahan. Untuk gula merek PSM Rp16.000 dan yang biasa Rp15.000 per kilogram.
Stok awal gula pasir tercatat sebanyak 211 ton ditambah 216 ton kemudian disalurkan ke pedagang eceran sebanyak 341 ton.
"Sepertinya produksi dari daerah sentra tidak ada kendala sehingga pasokan yang masuk ke daerah ini cukup maksimal dan permintaan dapat terpenuhi," ujarnya.
Ia mengatakan, pabrik pembuatan gula di daerah ini belum ada sehingga pedagang mengandalkan pasokan dari daerah lain untuk memenuhi kebutuhan.
Sementara itu stok awal garam beryodium sebanyak 750 ton ditambah 400 ton disalurkan 750 ton dan tersisa 400 ton. Harga garam beryodium bata dan halus masih bertahan stabil masing-masing Rp2.750 dan Rp5.000 per kilogram.
"Saat ini permintaan masih stabil, kemungkinan akan meningkat menjelang lebaran Idul Adha nanti," ujarnya.
Pewarta: MulkiEditor : Mulki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.