"Stok cabe merah keriting di Kabupaten Belitung Timur tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sehingga terjadi lonjakan harga,"
Pangkalpinang (Antara Babel) - Harga cabai merah keriting di tingkat pengecer di kabupaten Belitung Timur, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), dalam beberapa hari terakhir mencapai Rp80.000 per kilogram.

"Stok cabe merah keriting di Kabupaten Belitung Timur tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sehingga terjadi lonjakan harga," kata Kabid Badan Ketahanan Pangan (BKP) Babel M. Yusmin di Pangkalpinang, Kamis.

Ia menjelaskan, stok cabe merah keriting di Kabupaten Belitung Timur hanya 0,02 ton untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di daerah itu.

"Distribusi komoditas cabe merah kerinting terkendala transportasi dan juga pengiriman dari sentra produksi sehingga stok yang ada saat ini tidak mampu memenuhi kebutuhan masyarakat," ujarnya.

Selain itu, kata dia, lonjakan harga tersebut juga disebabkan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) serta momentum pelaksanaan puasa dan menjelang Idul Fitri.

"Pemerintah terus berupaya menekan lonjakan harga komoditas pangan dengan menambah pasokan dan mengadakan pasar murah," ujarnya.

Sementara itu, kata dia, harga cabai merah keriting di beberapa daerah di Babel bervariasi yakni Kabupaten Bangka, Kabupaten Bangka Barat dan Kabupaten Bangka Tengah sebesar Rp60.000 per kilogram, Kabupaten Bangka Selatan Rp50.000 per kilogram, Kota Pangkalpinang Rp42.500 perkilogram dan Kabupaten Belitung Rp40.000 per kilogram.

"Harga komoditas pangan di daerah ini bervariasi karena ada biaya tambahan untuk mendistribusikan pasokan dari pelabuhan hingga ke daerah," ujarnya.

Yusmin mengungkapkan, stok cabai merah kerinting di Babel mencapai 1,98 ton yang tersebar di satu kota dan enam kabupaten daerah itu yakni Kota Pangkalpinang sebanyak 0,5 ton, Kabupaten Bangka 0,03 ton, Kabupaten Bangka Barat 0,6 ton, Kabupaten Bangka Tengah 0,01 ton, Kabupaten Bangka Selatan 0,8 ton, Kabupaten Belitung 0,02 ton dan Kabupaten Belitung Timur 0,02 ton.

"Stok yang terbatas menyebabkan harga komoditas cabe merah keriting di beberapa daerah mengalami peningkatakan signifikan," ujarnya.

Menurut dia, harga tersebut masih bisa mengalami peningkatan jelang perayaan Idul Fitri seiring dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap komoditas itu.

"Kami berharap pihak distributor terus menambah pasokan beberapa komoditas pangan untuk mencegah terjadinya lonjakan harga yang signifikan," kata Yusmin.

Pewarta: pewarta: Aprionis
Uploader : Rustam Effendi

COPYRIGHT © ANTARA 2026