"Masih banyak masyarakat di daerah yang tidak mampu membiayai pemeriksaan kesehatan dan pengobatan di rumah sakit sehingga mereka cenderung mencari alternatif yang lebih murah,"Pangkalpinang (Antara Babel) - Calon anggota DPR RI dari PDIP daerah pemilihan (Dapil) Bangka Belitung (Babel) Rudianto Tjen mengatakan dirinya akan mengutamakan pembangunan layanan kesehatan di daerah jika terpilih pada Pemilu 2014.
"Pelayanan kesehatan di beberapa daerah termasuk Provinsi Babel masih rendah karena kurangnya fasilitas pendukung dan tenaga spesialis," katanya di Pangkalpinang, Senin.
Selain itu, kata dia, mahalnya biaya pelayan kesehatan di rumah sakit pemerintah dan swasta menyebabkan masyarakat tidak mampu menjangkaunya sehingga minat berobat ke instalasi kesehatan juga rendah.
"Masih banyak masyarakat di daerah yang tidak mampu membiayai pemeriksaan kesehatan dan pengobatan di rumah sakit sehingga mereka cenderung mencari alternatif yang lebih murah," ujarnya.
Padahal, kata Rudianto, pelayanan kesehatan alternatif belum tentu memiliki izin legal beroperasi atau lisensi tenaga medis untuk membuka praktik pengobatan bagi publik.
"Kami akan terus berupaya meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat di daerah khususunya kalangan yang kurang mampu secara ekonomi," katanya.
Ia mengatakan, peningkatan layanan kesehatan tersebut akan ditempuh melalui jalur parlemen yakni dengan menambah alokasi dana dari pemerintah pusat untuk pembangunan daerah terutama bidang kesehatan.
"Kami telah menambah alokasi dana pembangunan di setiap daerah senilai Rp500 miliar hingga RP1 triliun setiap tahunnya," ujar anggota Badan Anggaran DPR RI itu.
Menurut dia, penambahan alokasi dana dapat memberikan dampak positif terhadap percepatan dan pemerataan pembangunan di berbagai sektor termasuk pelayanan kesehatan.
"Peningkatan layanan kesehatan di daerah harus didukung dengan alokasi dana yang cukup untuk membangun infrastruktur dan mendatangkan tenaga spesialis," ujarnya.
Ia berharap pemerintah pusat dan pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan layanan kesehatan bagi masyarakat.
"Mudah-mudahan dengan penambahan alokasi dana pembangunan daerah dapat meningkatkan pelayanan kesehatan di puskesmas, klinik, dan rumah sakit. Selai itu biaya pemeriksaan dan pengobatan juga diharapkan lebih merakyat sehingga terjangkau masyarakat kurang mampu," kata Rudianto.
Pewarta: Pewarta: Ongku Sutan HUploader : Rustam Effendi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.