Pembangunan sentra peternakan rakyat ini dalam upaya meningkatkan produktivitas peternakan petani.
Pangkalpinang (Antara Babel) - Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akan membangun Sentra Peternakan Rakyat (SPR), guna meningkatkan minat petani mengembangkan usaha peternakan di daerah itu.

"Pembangunan sentra peternakan rakyat ini dalam upaya meningkatkan produktivitas peternakan petani," kata Kepala Distanbunnak Kepulauan Babel Toni Batubara di Pangkalpinang, Senin.

Ia menjelaskan SPR ini merupakan program Kementerian Pertanian dalam mewujudkan swasembada daging dan kesejahteraan petani di daerah.

"Ini merupakan terobosan baru pemerintah dan sudah berjalan di beberapa provinsi," ujarnya.

Ia mengatakan program SPR ini merupakan salah satu cara efektif menambah populasi sapi secara akurat. Dengan melibatkan Institut Pertanian Bogor (IPB), masyarakat akan memiliki kemampuan tinggi dalam beternak.

"Program SPR sangat penting untuk mengenalkan para peternak tentang kelembagaan dan cara menjalankan usaha ternak. Peternak akan mengerti mengenai pakan, perkawinan melalui inseminasi buatan dan beberapa hal penting terkait masalah ternak," ujarnya.

Menurut dia program ini akan menerapkan program SPR di tiga kabupaten terlebih dahulu, yakni kabupaten Bangka Tengah, Belitung dan Bangka Barat.

"Untuk kawasannya bisa di berbagai kelompok. Kita akan tempatkan satu manager di satu kawasan," ujarnya.

Ia berharap program SPR ini dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan peternak serta meningkatkan kemudahan pelayanan teknis dan ekonomis bagi peternak.

"Mudah-mudahan program ini dapat dijalankan dengan baik, sehingga bisa meningkatkan daya saing usaha peternakan melalui peningkatan pengetahuan, kesadaran, dan penguatan keterampilan peternak," harapnya.  


Pewarta: Elza Elvia
Editor : Mulki

COPYRIGHT © ANTARA 2026