Pantauan ANTARA di Pasar Pembangunan Pangkalpinang, Minggu, sekitar 5.000 orang pengunjung yang didominasi ibu rumah tangga berdesak-desakan di sejumlah pusat perbelanjaan seperti Ramayana, BTC dan toko penjualan sembako, peralatan rumah tangga dan furniture yang berlokasi di Pasar Pembangunan Pangkalpinang.
Terlihat di sejumlah ruas jalan di kawasan pasar diwarnai kemacetan karena sebagian ruas jalan digunakan untuk areal parkir kendaraan pengunjung ditambah muncul pedagang musiman seperti pedagang ayam, daging sapi dan kue lebaran yang mengelar dagangannya di badan jalan kawasan pasar.
Selain itu, tempat pakir swalayan seperti Ramayana, Bangka Trade Center (BTC) penuh dipadati kendaraan roda dua sehingga memicu antrian panjang kendaraan di kawasan pusat perbelanjaan tersebut.
Pengunjung pasar dan swalayan meningkat karena pengunjung tidak saja berasal dari Kota Pangkalpinang, tetapi pengujung juga berasal dari luar daerah seperti Kabupaten Bangka, Bangka Tengah, Bangka Selatan dan Bangka Barat membeli kebutuhan lebaran.
Untuk mengurangi kemacetan di kawasan pasar tersebut, terlihat polisi lalu lintas sibuk mengatur lalu lintas kendaraan pengunjung.
Rita, salah seorang pengunjung mengatakan, kondisi pasar semerawut sehingga menyulitkan untuk membeli kebutuhan untuk lebaran seperti kue dan minuman lebaran, pakaian dan peralatan rumah tangga lainnya.
"Untuk membeli kebutuhan lebaran harus rela berdesak-desakan dengan pengunjung lainnya yang menghabis tenaga dan waktu," ujarnya.
Menurut dia, dua hari menjelang lebaran, para ibu rumah tangga, kalangan remaja sudah mulai mempersiapkan sembako, baju baru, kue, minuman lebaran, perabot rumah tangga baru dan kebutuhan lebaran lainnya untuk memeriahkan lebaran.
"Wajar saja, pasar dan swalayan dipadati para ibu rumah tangga, remaja dan kalangan masyarkat lainnya karena hari raya tinggal dua hari lagi," ujarnya.
Demikian juga, Meri bersama teman-temannya berasal dari Bangka Barat, mengaku sengaja ke Pangkalpinang untuk membeli pakaian baru, sandal dan perlengkapan lebaran lainnya untuk memeriahkan Hari raya Idul Fitri.
Menurut dia, sengaja membeli kebutuhan lebaran ke Kota Pangkalpinang karena seluruh kebutuhan lebaran ada di Kota Pangkalpinang dibandingkan di Bangka Tengah kurang.
"Kami bisa memilih berbagai model pakaian dan kebutuhan lainnya yang diinginkan karena toko dan swalayan banyak menyediakan barang-barang yang diinginkan dengan harga terjangkau dibandingkan di Bangka Tengah barang perlengkapan lebaran terbatas dan harganya juga tinggi," ujarnya.
Pewarta: Pewarta :AprionisUploader : Rustam Effendi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.