Jakarta (Antara Babel) - Sejumlah mobil ambulans dari berbagai pihak bersiaga di beberapa titik untuk menolong umat Islam yang berunjuk rasa menuntut penegakan hukum terhadap pelaku penistaan agama.

"Kebanyakan dehidrasi," kata Sekretaris Umum Forum Ulama Umat Indonesia (FUUI) Tarjono Abu Muas ditemui di mobil ambulans di sudut timur laut silang Monumen Nasional, Jakarta, Jumat.

Tarjono mengatakan forum yang dipimpin KH Athian Ali itu  mengirimkan satu unit mobil ambulans dengan satu orang dokter dan satu perawat. Mereka menyediakan air minum dan perlengkapan untuk pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K).

Hingga pukul 14.30 WIB, mobil ambulans FUUI sudah menolong empat pengunjuk rasa yang terdiri dari tiga perempuan dan satu laki-laki.

Selain FUUI, Rumah Sakit Kenari Graha Medika Cileungsi, Bogor  juga mengirimkan mobil ambulans untuk membantu aksi unjuk rasa Bela Agama.

"Kami bekerja sama dengan masjid yang ada di lingkungan kami. Satu unit ambulans dari kami, satu unit dari masjid," kata Koordinator Unit Gawat Darurat dr Melvian Pradana.

Melvian mengatakan pihaknya mengirimkan satu dokter dan satu perawat untuk bersiaga di dalam mobil ambulans.

Hingga pukul 14.30 WIB, ada enam orang yang telah diberi pelayanan medis di ambulans itu.

"Kebanyakan mengeluh pusing dan lemas. Itu indikasi dehidrasi atau kepanasan," ujarnya.

Melvian menyarankan pengunjuk rasa menjaga kondisi tubuh dengan banyak minum air putih.



Pewarta: Dewanto Samodro
Editor : Mulki

COPYRIGHT © ANTARA 2026