Kepada warga di pesisir pantai itu dan nelayan diimbau untuk mewaspadai ketinggian air pasang tersebut karena sangat membahayakan.
Pangkalpinang (Antara Babel) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memprakirakan tinggi pasang air laut di Sungailiat Kabupaten Bangka pada Sabtu (17/12) mencapai 2,47 meter.

"Kepada warga di pesisir pantai itu dan nelayan diimbau untuk mewaspadai ketinggian air pasang tersebut karena sangat membahayakan," ujar Staf Koordinator Unit Analisa pada Kantor BMKG Pangkalpinang, Evi Diana, Jumat.

Lebih lanjut dia menjelaskan, tinggi pasang air laut di Membalong Kabupaten Belitung 2,37 meter, Toboali Bangka Selatan 1,99 meter dan Kelapa Kampit Belitung Timur 1,84 meter, Tanjungpandan Belitung 1,68 meter.

Kemudian Belinyu Kabupaten Bangka berkisar 1,79 meter, dan di Mentok Kabupaten Bangka Barat berkisar 1,98 meter.

Sementara itu, tinggi gelombang di perairan di provinsi ini masing-masing berkisar 0,5 meter. Rata-rata kecepatan angin berkisar 8-35 kilometer per jam dari barat laut ke timur laut.

"Waspadai potensi terjadinya gelombang tinggi yang dapat mencapai dua kali dari sebelumnya tergantung arah dan kecepatan angin," ujarnya.

Ia juga mengimbau kepada warga di wilayah Pulau Bangka bagian utara dan tengah serta pulau Belitung untuk mewaspadai potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai petir.

Daratan di Mentok, Sungailiat, Pangkalpinang, dan Koba berpotensi hujan sedang, sementara itu di Jebus, Belinyu, Sungai Selan, Toboali, Tanjungpandan, Manggar dan Selat Nasik berpotensi hujan ringan.

Rata-rata kecepatan angin di provinsi ini berkisar 6-25 kilometer per jam dengan suhu 23-32 derajat celcius dan kelembaban udara 65-97 persen.




Pewarta: Donatus Dasapurna Putranta
Editor : Mulki

COPYRIGHT © ANTARA 2026