Toboali, Bangka Selatan (ANTARA) - Tim Tanggap Insiden Siber (TTIS) Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung resmi dikukuhkan oleh Badan Siber Sandi Negara (BSSN), Selasa (8/7).
Pengukuhan dan launching TTIS Pemkab Bangka Selatan tersebut dihadiri langsung Kepala Badan Siber Sandi Negara (BSSN) Letjen TNI (Purn) Nugroho Sulistyo Budi dan Wakil Gubernur Bangka Belitung Helyana.
"Alhamdulillah, bersamaan dengan lima daerah lainnya di Bangka Belitung, kelembagaan TTIS Pemkab Bangka Selatan resmi dikukuhkan dan di launching," kata Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Bangka Selatan Yuri Siswanto di Toboali, Rabu.
Ia mengatakan, tujuan dibentuknya tim ini untuk melakukan penanganan insiden siber baik bersifat preventif maupun kuratif, khususnya di lingkungan pemerintah kabupaten Bangka Selatan.
"Dua hari kedepan, BSSN akan melakukan penguatan kapasitas dan melatih personil TTIS. Mudah mudahan bekal pemahaman yang akan didapatkan tersebut akan menguatkan kemampuan penanganan insiden siber," ujarnya.
Menurut Yuri, saat ini berbagai bentuk insiden siber antara lain penipuan untuk mendapatkan data pribadi seperti username, password, data finansial dan data pribadi lainnya semakin meluas.
Selain itu, malware, ransomware dan termasuk serangan DoS juga menjadi tantangan tersendiri.
"Kami berharap keberadaan TTIS Pemkab Bangka Selatan bisa berkontribusi maksimal terhadap penanganan sistem pemerintahan berbasis elektronik di Pemkab Bangka Selatan," ujarnya.
