Koba, Babel, (ANTARA) - Wakil Bupati Bangka Tengah Efrianda menekankan pentingnya peran strategis penghulu dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya pembinaan keagamaan dan akhlak masyarakat.

"Penghulu tidak hanya berperan sebagai pemuka agama, tetapi juga menjadi rujukan masyarakat dalam bidang akidah, akhlak dan hukum muamalah," kata dia ketika membuka acara bimbingan teknis (bimtek) diikuti 80 penghulu di Koba, Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Senin.

Ia menjelaskan sebagaimana tercantum dalam surat keputusan bupati bahwa tugas penghulu tidak hanya melaksanakan kegiatan keagamaan di desa atau kelurahan, tetapi juga menjadi penghubung urusan keagamaan dengan pemerintah daerah, membina kerukunan umat beragama, serta melakukan penyuluhan untuk meningkatkan mental spiritual masyarakat.

Ia mengatakan keberhasilan pembangunan harus berjalan seiring dengan tercipta stabilitas keamanan dan rasa aman di tengah masyarakat.

Untuk itu, pemerintah daerah membutuhkan dukungan para penghulu sebagai penyampai informasi dan kebijakan pemerintah kepada masyarakat.

“Peran penghulu dan pemuka agama sangat dibutuhkan sebagai penyambung lidah pemerintah kepada masyarakat,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Efrianda juga menyoroti pentingnya pendampingan dan pembinaan akhlak generasi muda di tengah maraknya berbagai penyakit masyarakat, seperti penyalahgunaan narkoba, pergaulan bebas, perjudian, baik daring maupun luring.

Ia mengajak para penghulu untuk bersama-sama mengawasi dan membimbing generasi muda agar terhindar dari pengaruh negatif tersebut, demi melahirkan generasi yang berkualitas dan berakhlak mulia.

Bimtek tersebut menghadirkan materi tentang hukum ahli waris atau faraidh, termasuk pembahasan dzawil furudh, ashabah, dan dzawil arham, serta tahsin Al Quran Surat Al-Fatihah.



Pewarta: Ahmadi
Uploader : Bima Agustian

COPYRIGHT © ANTARA 2026