Bangka Barat, Babel (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memberikan bantuan anggaran fasilitasi kepada kelompok masyarakat sebagai upaya pelestarian tradisi menyambut Bulan Suci Ramadhan,
"Ada banyak kegiatan keagamaan dan tradisi warga menyambut datangnya Ramadhan, kami akan terus berupaya memberikan perhatian agar budaya tersebut bisa dipertahankan dan dikembangkan untuk kesejahteraan masyarakat," kata Bupati Bangka Barat Markus di Mentok, Senin.
Salah satu di antara puluhan desa yang menggelar tradisi menyambut Ramadhan adalah Tradisi Ruwah yang digelar warga Rumpis, Simpangteritip pada hari ini.
Menurut dia, tradisi di desa itu sudah berlangsung turun-temurun sebagai ungkapan syukur warga terhadap hasil yang sudah diterima setahun terakhir dan permohonan agar bisa melaksanakan berbagai aktivitas tanpa halangan di tahun mendatang.
"Kita bukan hanya memfasilitasi, namun juga ikut hadir langsung di tengah warga untuk merayakan kebahagiaan bersama, ini salah satu upaya kita menjaga kelestarian tradisi tradisi dan kearifan lokal masyarakat setempat," katanya.
Bupati Markus hadir di Rumpis bersama sejumlah kepala dinas di lingkungan Pemkab Bangka Barat, sejumlah pemuka agama dan para tokoh masyarakat sebagai bentuk dukungan nyata terhadap upaya masyarakat desa menjaga dan melestarikan budaya warisan leluhur.
Tradisi Ruwah Rumpis Desa Berang merupakan tradisi turun-temurun yang memiliki makna spiritual dan sosial, sebagai ungkapan syukur sekaligus doa bersama menjelang Ramadhan. Acara ini juga menjadi kesempatan saling memaafkan bagi para warga menjelang bulan puasa sekaligus mengeratkan tali silaturahim antara pemerintah dan masyarakat.
"Pemerintah mengapresiasi kekompakan, kebersamaan dan gotong-royong yang sudah ditunjukkan warga, kami berharap tradisi kampung ini dapat terus dijaga untuk diwariskan kepada generasi selanjutnya sebagai identitas budaya daerah," katanya.
Pemkab Bangka Barat saat ini sudah memiliki dokumen Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah 2025-2029 yang di dalamnya memuat kondisi faktual dan permasalahan kebudayaan di daerah yang menjadi dasar dalam mengambil berbagai kebijakan untuk pemajuan kebudayaan di Kabupaten Bangka Barat.
Pewarta: Donatus Dasapurna PutrantaUploader : Bima Agustian
COPYRIGHT © ANTARA 2026