Belitung (ANTARA) - Badan Kesbangpol Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, belum menemukan adanya pemasangan bendera kartun manga one piece di daerah itu seperti yang ramai terjadi di daerah lain.
"Kalau di daerah sini belum ada," kata Kepala Badan Kesbangpol Belitung, Fedy Malonda di Tanjungpandan, Jumat.
Dirinya mengajak masyarakat untuk tidak memasang bendera kartun manga tersebut, melainkan seharusnya masyarakat memasang bendera Merah Putih selama.satu bulan penuh karena ini merupakan bulan kemerdekaan HUT ke-80 Republik Indonesia.
"Seharusnya masyarakat sudah sadar bulan Agustus merupakan bulan kemerdekaan, sehingga diharapkan dapat memasang dan mengibarkan bendera Merah Putih di halaman rumah masing-masing," ujarnya.
Ia mengatakan, jika seandainya bendera kartun manga one piece tersebut dipasang bukan di tiang seharusnya dikibarkan bendera Merah Putih tidak menjadi masalah.
Namun, lanjut dia, jika bendera one piece dipasang di tiang yang seharusnya menjadi bendera Merah Putih berkibar maka hal tersebut tidak diperbolehkan.
"Misalnya di perahu di depannya tetap ada bendera Merah Putih namun di belakangnya ada bendera one piece itu untuk keren-kerenan saja, maka tidak apa-apa," katanya.
Akan tetapi Kesbangpol Belitung tetap mengajak masyarakat untuk mengibarkan bendera Merah Putih di momentum bulan kemerdekaan HUT ke-80 Republik Indonesia.
"Yang paling penting adalah kibarkan bendera Merah Putih untuk memeriahkan bulan kemerdekaan yang menjadi milik kita bersama," ujarnya.
Menurutnya, untuk memeriahkan peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia masyarakat juga diimbau untuk menggelar sejumlah kegiatan dan perlombaan.
Adapun kegiatan lainnya dalam momentum bulan kemerdekaan HUT ke-80 Republik Indonesia dapat diisi dengan bakti sosial untuk membantu antar sesama manusia.
"Alhamdulillah, kalau di beberapa desa di Belitung memang ada yang menggelar lomba untuk memeriahkan peringatan hari kemerdekaan sehingga bulan kemerdekaan ini adalah milik bersama," katanya.
