Koba, Babel, (ANTARA) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, memperkuat pendidikan pemilih dan akurasi data melalui pelaksanaan program bersama pemilih segmen pemula (KPU Bisa) dan Program Simas Lapor DP pada masa non tahapan pemilu.
Ketua KPU Bangka Tengah Supendi Saputra di Koba, Senin, mengatakan kedua program tersebut merupakan bagian dari upaya membangun keterlibatan masyarakat dalam proses demokrasi.
“Program KPU Bisa menjadi ruang belajar demokrasi bagi pemilih pemula agar memahami hak pilih sejak dini, sementara Simas Lapor DP menjadi sarana partisipasi masyarakat dalam memastikan data pemilih yang akurat,” katanya saat melaksanakan kegiatan tersebut di SMA Negeri 1 Koba, Senin.
Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM Sabpri Aryanto mengatakan pelibatan pemilih pemula dan masyarakat luas dapat mendorong terciptanya budaya demokrasi yang inklusif, sehat, dan berkelanjutan di daerah itu.
“Pemilih pemula perlu memahami pentingnya hak pilih dan proses kepemiluan agar memiliki kesadaran dan kepercayaan diri untuk berpartisipasi dalam pemilu,” katanya.
Anggota KPU Bangka Tengah Divisi Data dan Informasi Endah Lestari, menjelaskan Program Simas Lapor DP bertujuan memperkuat peran serta masyarakat dalam memastikan keakuratan data pemilih.
“Melalui kanal resmi yang disediakan, masyarakat dapat melaporkan data pemilih yang belum terdaftar atau perlu diperbaiki. Partisipasi ini penting untuk mewujudkan daftar pemilih yang valid, transparan, dan akuntabel,” ujarnya.
