Koba, Babel, (ANTARA) - Bupati Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Algafry Rahman menyebutkan kualitas guru merupakan bagian terpenting dalam meningkatkan mutu pendidikan di daerah itu yang masih menghadapi sejumlah tantangan.
“PGRI harus bersinergi dengan Dinas Pendidikan dan berbagai pihak untuk mendukung program pemerintah, termasuk peningkatan kualitas guru,” kata Algafry saat menerima audiensi pengurus PGRI Bangka Tengah periode 2025–2030 yang dipimpin Ketua Deni Andriyanto.
Menurut dia, tantangan pendidikan di Bangka Tengah tidak hanya terkait sarana dan prasarana, tetapi juga kompetensi tenaga pengajar dan PGRI sebagai organisasi profesi guru memiliki peran strategis dalam menjawab persoalan tersebut.
“Kami akan memberikan dukungan terbaik bagi PGRI dalam menjalankan program yang membawa kemajuan dunia pendidikan,” ujarnya.
Ketua PGRI Bangka Tengah Deni Andriyanto mengatakan PGRI telah menyiapkan program peningkatan kapasitas guru melalui pelatihan dan pengembangan profesionalisme.
“Dengan komitmen dukungan Pak Bupati, kami yakin program peningkatan mutu pendidikan di Bangka Tengah dapat berjalan lancar,” kata Deni.
Ia berharap kerja sama yang dibangun dapat memperkuat karakter peserta didik dan menjawab kebutuhan pendidikan yang terus berkembang.
PGRI juga berencana menggelar forum diskusi rutin dengan pemerintah daerah dan praktisi pendidikan untuk membahas isu-isu aktual, termasuk penerapan kurikulum, pemerataan akses pendidikan, dan pemanfaatan teknologi di sekolah.
Selain itu, organisasi ini akan mendorong terwujudnya program pendampingan guru di wilayah terpencil yang masih menghadapi keterbatasan fasilitas belajar mengajar agar kualitas pendidikan dapat merata di seluruh Bangka Tengah.
Pewarta: AhmadiUploader : Bima Agustian
COPYRIGHT © ANTARA 2026