Pangkalpinang (ANTARA) - Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga) Republik Indonesia berharap Pemerintah Daerah Kepulauan Bangka Belitung menghibahkan lahan kosong untuk menciptakan pertanian perkotaan atau "urban farming" bagi masyarakat lanjut usia (lansia) di daerah itu.

"Kami berharap pemerintah daerah memberikan bantuan lahan kosong bagi lansia ini, agar mereka bisa bercocok tanam ringan," kata Inspektur Utama Kemendukbangga A Damenta saat menghadiri Rakorda Bangga Kencana 2025 Kepulauan Babel di Pangkalpinang, Rabu.

Ia mengatakan bantuan lahan-lahan kosong yang tidak dimanfaatkan ini tentunya sangat membantu Kemendukbangga/BKKBN dalam mengoptimalkan Lansia Berdaya (Sidaya), guna meningkatkan angka kebahagiaan masyarakat lansia ini dapat lebih ditingkatkan lagi di daerah ini.

Baca juga: Kemendukbangga kedepankan program prioritas "Quick Wins"

Baca juga: Kemendukbangga fokuskan program tingkatkan kesejahteraan keluarga

"Saat ini capaian Program Sidaya di Kepulauan Babel sudah tercapai 21.146 sasaran atau terealisasi 83,68 persen dari target yang telah ditetapkan oleh pusat yaitu sebesar 25.270 sasaran," katanya.

Ia menyatakan pemanfaatan lahan-lahan kosong milik pemerintah daerah ini dengan memberdayakan lansia bercocok tanaman secara ringan tentunya dapat menciptakan urban farming di daerah perkotaan ini.

"Jika ada lahan-lahan kosong dan bisa dimanfaatkan, kita bisa melakukan edukasi untuk bercocok tanam yang ringan, sehingga dapat menimbulkan suatu keindahan dan kebahagiaan bagi lansia ini," ujarnya.

Baca juga: Kemendukbangga: Program kependudukan Babel penuhi target nasional

Baca juga: Kemendukbangga: Perubahan nomenklatur BKKBN percepat tangani stunting

Menurut dia urban farming yang dikelola lansia ini tentunya tidak hanya dapat memenuhi kebutuhannya sehari-hari tetapi dapat memberikan kebahagiaan tersendiri bagi lansia ini.

"Kami berharap sekali bantuan dari pemerintah daerah, agar Program Sidaya ini bisa lebih dioptimalkan lagi untuk meningkatkan angka kebahagiaan lansia di Indonesia khususnya Kepulauan Babel ini," katanya.
 



Pewarta: Aprionis
Uploader : Bima Agustian

COPYRIGHT © ANTARA 2026