Pemangkasan anggaran itu mengakibatkan ada beberapa kegiatan pembangunan daerah terpaksa dihapus, tentu ini dapat mengganggu derap langkah pembangunan daerah di berbagai bidang.Koba (Antara Babel) - Ketua DPRD Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Algafry Rahman mengatakan pemangkasan anggaran di sejumlah instansi pemerintahan dapat mengganggu program pembangunan di berbagai bidang.
"Pemangkasan anggaran itu mengakibatkan ada beberapa kegiatan pembangunan daerah terpaksa dihapus, tentu ini dapat mengganggu derap langkah pembangunan daerah di berbagai bidang," ujarnya di Koba, Sabtu.
Ia menjelaskan, pemangkasan atau pemotongan anggaran pada setiap dinas terpaksa dilakukan seiring dihapusnya kucuran DAU, DAK dan Daba dari APBN.
"Ini terjadi secara nasional, tidak di Bangka Tengah saja dan konsekuensinya memang ada beberapa program pembangunan yang sudah direncanakan harus dihapus dalam penganggarannya," ujarnya.
Namun demikian, kata dia, bukan berarti pada 2017 ini pemerintahan mengalami masa sulit tetapi terjadi penghapusan program pembangunan yang dinilai belum begitu mendesak.
"Cara menyikapi kondisi tersebut terpaksa dihapus beberapa item kegiatan yang menurut hemat kami belum begitu mendesak dan penting," ujarnya.
Ia mengatakan, program pembangunan tahun ini lebih difokuskan penggunaan anggaran berbasis publik atau memiliki manfaat yang sangat penting bagi masyarakat.
"Ke depan tentu pihak legislatif dan eksekutif duduk bersama untuk mengevaluasi program yang sudah direncanakan dan dilakukan penghitungan yang lebih matang, saya pikir ini langkah yang harus dilakukan untuk mengatasi kondisi tersebut," ujarnya.
Pewarta: AhmadiEditor : Mulki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.