Belitung (ANTARA) - Pemerintah Daerah Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, melatih aparatur kelurahan dan desa di daerah itu dalam mengelola arsip secara profesional sehingga tertata dengan baik dan tersimpan dengan layak.
"Kami berharap ke depannya pengelolaan arsip pemerintahan dan desa berjalan lancar dan mendukung tersedianya arsip di lingkungan Pemerintah Kabupaten Belitung," kata Asisten III Setda Pemkab Belitung, Soebagio di Tanjungpandan, Rabu.
Menurut dia, pengelolaan terhadap arsip-arsip yang merupakan rekaman kegiatan atau peristiwa dalam berbagai bentuk media sesuai dengan perkembangan teknologi, informasi, dan komunikasi harus dilaksanakan dengan baik.
Ia mengatakan, hal ini dilakukan agar ketersediaan arsip yang utamanya menyangkut arsip aset daerah menjadi jelas, sehingga terhindar dari konflik kepentingan mengenai status kepemilikan aset negara atau daerah yang tidak jelas.
"Kemudian untuk menciptakan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan di tingkat pusat maupun daerah," ujarnya.
Selain itu, lanjut dia, maka dari itu perlu dilakukan pengelolaan arsip daerah yang tepat, khususnya arsip desa-desa sehingga arsip-arsip tersebut harus tertata dengan baik dan tersimpan dengan layak dan pada saat dibutuhkan arsip tersebut mudah dicari.
"Setiap aparatur di lingkungan Pemerintah Kabupaten Belitung baik desa dan kelurahan harus mampu mengelola arsip yang dimiliki dengan sebaik mungkin," katanya.
Soebagio menambahkan, pengelolaan arsip harus mengacu kepada beberapa asas seperti kepastian hukum, asal-usul aturan asli, keamanan dan keselamatan, dan kepentingan umum yang diatur dalam peraturan undang-undang.
Dirinya berharap, kegiatan bimbingan teknis pengelolaan arsip daerah bagi perangkat desa dan kelurahan dapat mewujudkan pengelolaan arsip yang andal dan pemanfaatan yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
"Semoga dengan terkelolanya arsip desa dan kelurahan dengan baik, maka keberadaan arsip dapat terpantau tidak bertumpuk dan dapat dipergunakan kembali dalam pelayanan informasi maupun data penting di kemudian hari," ujarnya.
Pewarta: ApriliansyahEditor : Bima Agustian
COPYRIGHT © ANTARA 2026