Pangkalpinang (ANTARA) - Badan Pusat Statistik (BPS) Pangkalpinang mencatat perekonomian Kota Pangkalpinang triwulan II-2025 tumbuh 5,53 persen dibandingkan triwulan sebelumnya (q-to-q), 8,81 persen dibandingkan triwulan II-2024 (y-on-y), dan secara kumulatif mencapai 8,89 persen (c-to-c).

Kepala BPS Pangkalpinang, melalui Statistisi Madya Aja Nasrun, menyebut besaran Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku pada triwulan II-2025 tercatat Rp5,27 triliun, sedangkan atas dasar harga konstan 2010 sebesar Rp2,85 triliun.

“Perekonomian Kota Pangkalpinang pada triwulan II-2025 menunjukkan kinerja yang cukup baik,” ujarnya di Pangkalpinang, Rabu.

Dari sisi produksi, sektor sekunder menjadi penyumbang tertinggi dengan pertumbuhan 35,76 persen. Sementara dari sisi pengeluaran, komponen konsumsi rumah tangga mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 2,47 persen.

BPS juga mencatat kontribusi PDRB Kota Pangkalpinang mencapai 18,00 persen terhadap total PDRB atas dasar harga berlaku tujuh kabupaten/kota di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Aja menambahkan, laju pertumbuhan tersebut ditopang oleh sejumlah lapangan usaha, di antaranya konstruksi, industri pengolahan, perdagangan besar dan eceran, serta informasi dan komunikasi.

"Konsumsi rumah tangga masih menjadi motor utama pertumbuhan, disusul investasi atau pembentukan modal tetap bruto," ujarnya.

“BPS berharap capaian ini dapat terus dijaga melalui pengendalian inflasi yang konsisten dan penguatan sektor-sektor strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di Pangkalpinang,” tutupnya.

Baca juga: Pangkalpinang alami inflasi tahunan 1,75 persen pada September 2025



Pewarta: Nurkumala
Editor : Bima Agustian
COPYRIGHT © ANTARA 2026