Belitung (ANTARA) - Bupati Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Djoni Alamsyah Hidayat mengatakan daerahnya masuk dalam daftar 10 kota pariwisata prioritas yang mendapatkan perhatian langsung dari Presiden Prabowo Subianto.
"Belitung juga masuk dalam 50 kota prioritas nasional," katanya di Tanjungpandan, Kamis.
Ia mengatakan, keputusan Belitung masuk dalam 10 kota prioritas Presiden Prabowo Subianto sebagaimana diumumkan oleh Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo.
Bupati Belitung menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Presiden Prabowo Subianto atas perhatian dan kepercayaannya kepada Kabupaten Belitung.
"Masuknya Belitung sebagai salah satu dari 50 kota prioritas nasional sekaligus 10 kota pariwisata yang menjadi perhatian langsung Presiden adalah bukti nyata bahwa Belitung telah dan terus menjadi bagian penting dari arah pembangunan nasional," ujarnya.
Disampaikan, perhatian Presiden ini tentu menjadi tanggungjawab besar bagi Pemerintah Kabupaten Belitung guna mempercepat pembangunan yang terarah, inklusif, dan berdampak nyata bagi masyarakat.
"Apalagi saat ini Belitung juga tercantum dalam dokumen RPJMN sebagai salah satu kota pengembangan strategis nasional yang diarahkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru berbasis pariwisata, lingkungan, dan kreativitas," katanya.
Selama enam bulan terakhir, lanjut Djoni Alamsyah, pihaknya telah bekerja keras bersama National Urban Development Project (NUDP) dan Integrated City Planning (ICP) dalam merancang desain besar kota Tanjungpandan.
Desain ini menempatkan Belitung bukan hanya sebagai destinasi wisata, tetapi juga sebagai kota modern yang tertata, produktif, dan ramah lingkungan, kota yang tumbuh dengan keseimbangan antara ekonomi, budaya, dan alam.
"Kami juga tengah mempersiapkan Belitung menjadi free carbon Island yakni pulau dengan sistem pembangunan rendah emisi, udara bersih, serta pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. Oleh karena itu, kami saat ini akan mengusung slogan tinggal di Belitung satu hari artinya panjang umur satu jam," ujarnya.
Ia menegaskan, slogan ini bukan sekadar kata-kata, tapi mencerminkan fakta bahwa udara Belitung termasuk yang terbersih di Indonesia dan menjadi kebanggaan sekaligus tanggung jawab semua untuk menjaganya.
Dirinya optimistis, dengan dukungan penuh dari Pemerintah Pusat dan semangat seluruh masyarakat,Belitung akan menjadi contoh sukses kota wisata modern, hijau, dan menyehatkan, kota yang maju secara ekonomi, kuat secara budaya, dan lestari secara lingkungan.
"Kami siap menjadikan perhatian Presiden ini sebagai energi untuk bekerja lebih keras dan menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat Belitung dan Indonesia," katanya.
