Pangkalpinang (ANTARA) - Dewan Komisaris PT Pertamina (Persero) bersama Tim Sales Area Belitung Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel meninjau SPBU di Belitung Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, guna memastikan standar pelayanan pendistribusian BBM di SPBU tersebut.
Komisaris PT Pertamina (Persero) Hasan Hasbi dalam keterangan pers diterima LKBN ANTARA Babel di Pangkalpinang, Rabu menyampaikan peninjauan ini untuk memastikan pelayanan energi kepada masyarakat tetap berjalan baik dan transparan.
“Dalam kunjungan ini, kami memastikan berbagai aspek pelayanan berjalan dengan baik, mulai dari akurasi takaran BBM yang sesuai standar, kebersihan fasilitas seperti mushola dan toilet, hingga ketersediaan CCTV untuk menjaga keamanan dan kenyamanan pelanggan," ujarnya.
Ia menyatakan pemantauan ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 24.334.164 di Belitung secara langsung seperti ini akan terus dilakukan sebagai bentuk komitmen kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
"Kunjungan ini menjadi bukti nyata komitmen Pertamina dalam menjangkau seluruh wilayah Indonesia hingga ke daerah-daerah terpencil dan kepulauan," katanya.
Ia menegaskan Pertamina terus berupaya memastikan bahwa kebutuhan energi masyarakat di pelosok tanah air tetap terpenuhi dengan kualitas pelayanan yang sama baiknya dengan daerah perkotaan.
"Pertamina berkomitmen menjaga kelangsungan pasokan energi di wilayah Sumbagsel melalui monitoring lapangan secara berkala, menjalin koordinasi dengan berbagai instansi terkait, serta mengoptimalkan penggunaan platform digital seperti aplikasi MyPertamina guna meningkatkan transparansi dalam penyaluran BBM bersubsidi," katanya.
Ia menambahkan masyarakat dapat mengakses informasi lebih lanjut mengenai produk dan layanan Pertamina, serta menyampaikan pertanyaan, saran, atau laporan terkait pelayanan di lapangan melalui Pertamina Call Center (PCC) 135.
Dalam kunjungan ini, Dewan Komisaris melakukan pengamatan menyeluruh terhadap kondisi stok, situasi antrean, serta tingkat kepatuhan SPBU terhadap regulasi penyaluran BBM bersubsidi khususnya pertalite dan solar subsidi. Pemantauan juga meliputi kelengkapan dan kondisi fasilitas penunjang seperti mushola dan toilet yang tersedia bagi pelanggan.
Selain itu, dilakukan pula pemeriksaan kualitas bahan bakar melalui uji tera untuk memastikan akurasi takaran dan mutu BBM yang disalurkan. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa kualitas dan takaran bahan bakar di SPBU tersebut sesuai dengan standar yang ditetapkan.
Pada kesempatan itu, Dewan Komisaris Pertamina juga menyempatkan diri untuk berinteraksi langsung dan menyapa pelanggan yang sedang mengisi bahan bakar di lokasi, mendengarkan masukan serta pengalaman mereka dalam menggunakan layanan SPBU.
