Pangkalpinang (ANTARA) - Bunda Literasi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Noni Hidayat Arsani menyatakan literasi harus menjadi gaya hidup pelajar di daerah setempat guna mewujudkan generasi yang cerdas dan berkarakter pada era digital ini.
"Kita harus terus meningkatkan literasi kepada anak-anak agar mereka dapat bersaing di era global ini," kata dia setelah dikukuhkan sebagai Bunda Literasi Kepulauan Babel di Pangkalpinang, Kamis.
Ia menyebutkan pengukuhan dirinya sebagai Bunda Literasi Kepulauan Bangka Belitung bukan sekedar penghargaan, tetapi amanah yang harus diemban dengan penuh tanggung jawab.
Pada era digital ini, kata dia, literasi bukan hanya tentang membaca dan menulis, akan tetapi juga kemampuan untuk memahami, menganalisis, dan menggunakan informasi secara efektif.
Ia mengajak semua kalangan di daerah setempat menjadikan literasi bukan hanya suatu kegiatan, tetapi juga sebagai gaya hidup sehari-hari.
"Literasi harus menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari dan kita harus menciptakan lingkungan yang mendukung literasi, baik di rumah, sekolah, maupun masyarakat sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup dan mencapai kemajuan yang berkelanjutan," katanya.
Gubernur Kepulauan Babel Hidayat Arsani mengapresiasi Noni Hidayat Arsani atas dedikasi dan komitmen meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan masyarakat.
"Saya berharap dengan pengukuhan ini, Noni dapat terus memimpin dan menggerakkan masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dan minat baca, serta meningkatkan kualitas pendidikan di daerah ini," katanya.
Menurut dia, Bunda Literasi berperan penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kesadaran literasi oleh warga di daerah ini.
"Saya percaya bahwa dengan peran aktif masyarakat dan dukungan semua pihak, kita dapat mencapai tujuan untuk meningkatkan kualitas hidup dan kemajuan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung," demikian Hidayat Arsani.
Pewarta: AprionisUploader : Bima Agustian
COPYRIGHT © ANTARA 2026