Koba, Babel, (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar gerakan pangan murah (GPM) di Kecamatan Lubuk Besar, sebagai upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan serta pengendalian inflasi daerah.

Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Bangka Tengah Wahyu Nurrakhman di Lubuk Besar, Kamis, mengatakan GPM digelar untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau dan mendekatkan akses masyarakat terhadap produk pangan berkualitas.

"Gerakan ini penting untuk menjamin ketersediaan stok pangan tetap aman dengan harga yang terjangkau, terutama di wilayah-wilayah jauh seperti Kecamatan Lubuk Besar," ujarnya.

Menurut dia, GPM menjadi langkah nyata pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga kebutuhan pokok agar tidak terjadi fluktuasi tajam yang dapat memicu keresahan masyarakat.

Pelaksanaan GPM kali ini didukung oleh Pemerintah Desa Lubuk Besar dan Lubuk Lingkuk, Perum Bulog, ID Food, pelaku UMKM, serta kelompok tani se-Bangka Tengah.

"Harapannya masyarakat merasa aman dan tidak resah akibat berkurangnya stok di lapangan," katanya.

Produk yang disediakan dalam GPM antara lain beras SPHP, gula, minyak goreng, tepung terigu, telur ayam dan telur asin, aneka cabai, sayuran segar seperti kacang buncis, kangkung, kucai, serta produk pangan olahan lokal dan kopi produksi Poktan Bina Karya II Desa Lubuk Pabrik.

Perum Bulog Cabang Bangka menyediakan 350 karung beras SPHP kemasan 5 kilogram, 60 kilogram gula, 72 liter minyak goreng, dan 36 kilogram tepung terigu. Sementara UMKM lokal dan kelompok tani Lubuk Besar menjual sayuran, buah, serta hasil olahan pangan dengan harga terjangkau.



Pewarta: Ahmadi
Editor : Joko Susilo

COPYRIGHT © ANTARA 2026