Belitung (ANTARA) - Perum Bulog Cabang Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menyampaikan stok beras yang tersedia di gudang pada awal 2026 mencapai sebanyak 282,5 ton.

‎"Stok beras Perum Bulog Belitung di awal tahun 2026 mencapai sebanyak 282,5 ton," kata Pimpinan Perum Bulog Cabang Belitung, Syahrianza Rahman di Tanjungpandan, Sabtu.

‎Menurut dia, stok beras tersebut dipastikan cukup guna memenuhi kebutuhan masyarakat di daerah itu selama beberapa bulan ke depan.

‎Ia menyebutkan, bahkan ketersediaan beras sebanyak 282,5 ton tersebut dipastikan cukup guna memenuhi kebutuhan masyarakat hingga bulan suci Ramadhan mendatang.

‎"Kami pastikan stok beras tersebut  cukup bahkan hingga bulan suci Ramadhan mendatang," ujarnya.

‎Ia menambahkan, guna menjamin ketersediaan beras, Perum Bulog Cabang Belitung akan terus menambah pasokan beras secara berkala sesuai permintaan dan kebutuhan.

‎"Stok beras dalam perjalanan sebanyak 1.500 ton yang akan masuk di Januari guna penambahan stok beras di Pulau Belitung," katanya.

‎Disampaikan, hal yang sama juga terkait program penyaluran beras SPHP yang saat ini masih menunggu instruksi dari pemerintah pusat.

‎Hal ini dikarenakan program beras SPHP merupakan program nasional.

‎"Termasuk program untuk menyerap atau membeli jagung hasil panen petani keberlanjutan program ini juga masih menunggu instruksi dari pemerintah pusat," ujarnya.



Pewarta: Apriliansyah
Uploader : Bima Agustian

COPYRIGHT © ANTARA 2026