Sungailiat (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mempercepat pembangunan jembatan darurat Air Rabik Desa Gunung Muda Kecamatan Belinyu karena jembatan utama roboh akibat perubahan bentangan alur sungai yang menyebabkan pondasi jembatan tergerus air.
"Kami mempercepat atau sebelum tanggal 10 Januari jembatan darurat itu selesai di bangun," kata Bupati Bangka Fery Insani di Sungailiat, Senin.
Ia mengatakan, tindakan cepat pembangunan jembatan darurat itu karena jembatan penghubung bagi masyarakat di Desa Gunung Muda merupakan jembatan satu-satunya, sementara anak sekolah tidak lama lagi masuk sekolah.
"Saya targetkan sebelum anak sekolah masuk sekolah dari libur, jembatan darurat itu sudah selesai dikerjakan," jelas dia.
Jembatan penghubung Desa Gunung Muda Belinyu, mengalami rusak parah atau roboh pada Jumat (2/1), jembatan berbahan beton yang menjadi jembatan utama mengalami kerusakan parah yang tidak dapat di lalui kendaraan.
"Meskipun jembatan darurat yang dibangun berbahan baku kayu, namun untuk sementara dapat di lalui masyarakat sambil menunggu perbaikan jembatan yang rusak," kata Fery Insani.
Fery Insani, pembangunan jembatan permanen di tempat yang sama akan dilakukan proses lelang oleh pihak Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Bangka.
"Saya berharap proses lelang yang bersumber dari APBD 2026, nantinya berjalan lancar sehingga pembangunan jembatan permanen dapat segera dikerjakan," ujarnya.
Bupati mengimbau masyarakat yang menggunakan fasilitas jembatan Desa Gunung Muda Kecamatan Belinyu dapat bersabar dan untuk sementara menggunakan jembatan darurat.
Sebelum ada jembatan darurat, masyarakat di desa itu yang hendak ke desa lain harus melewati jalan lain yang lebih jauh.
Pewarta: KasmonoEditor : Joko Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026