Pangkalpinang (ANTARA) - Perum Bulog Cabang Bangka Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyatakan siap menyerap gabah kering giling (GKG) dan beras petani, guna memperkuat stok beras di daerah itu.
"Saat ini kami sedang menunggu regulasi baru untuk menyerap GKG dan beras di Pulau Bangka ini," kata Kepala Bulog Cabang Bangka, Ahmad Mukromin di Pangkalpinang, Kamis.
Ia mengatakan pada awal 2026 ini, Bulog Cabang Bangka akan melakukan penyerapan GKG dan beras di Desa Rias Kabupaten Bangka Selatan yang akan panen raya pada akhir Januari 2026.
"Mudah-mudahan regulasi baru penyerapan GKG segera terbit, sehingga kita bisa menyerap GKG dan beras petani di daerah ini," katanya.
Ia menyatakan penyerapan GKG dan beras petani ini merupakan program tahunan Bulog dalam membantu petani memasarkan hasil panen padinya dengan harga yang telah ditetapkan pemerintah.
"Saat ini petani di Desa Rias belum panen dan Insya Allah, akhir bulan ini dan awal Februari tahun ini para petani sudah panen," katanya.
Ia menambahkan saat ini stok beras di Gudang Bulog Bangka sebanyak 1.700 ton dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat tiga bulan kedepannya.
"Kita tidak hanya membeli GKG dan beras petani di Pulau Bangka saja tetapi juga dari Pulau Jawa dan Sumatera untuk memperkuat stok beras di Gudang Bulog Bangka," katanya.
