Pangkalpinang (ANTARA) - Perum Bulog Cabang Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), memastikan stok beras menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) aman, bahkan diperkirakan cukup memenuhi kebutuhan masyarakat hingga tiga bulan ke depan.
"Ketersediaan beras kita di gudang saat ini 1.678 ton, Insya-Allah stok kita aman selama HBKN awal tahun ini, mulai dari Tahun Baru Imlek, puasa Ramadhan sampai Idul Fitri 1447 Hijriah," kata Pimpinan Perum Bulog Cabang Bangka Ahmad Mukromin di Pangkalpinang, Jumat.
Saat ini stok beras cadangan pemerintah yang ada di Gudang Bulog mencapai 1.678 ton, sedangkan rata-rata pengeluaran untuk kebutuhan masyarakat sekitar 500 ton per bulan, sehingga ketahanan stok saat ini bisa sampai tiga bulan ke depan, katanya menjelaskan.
Selain itu, ia mengatakan Perum Bulog juga menyediakan beras premium dalam negeri komersial dengan jumlah stok saat ini mencapai 5,9 ton.
Sedangkan untuk distribusi, ia mengatakan sejauh ini tidak ada kendala, karena kondisi cuaca dan ombak todak mengganggu pelayaran sehingga distribusi dari luar daerah lancar.
"Alur pasokan lancar, termasuk jika diperlukan penambahan pasokan dari Palembang. Begitu juga penyebaran produksi ke Pulau Bangka juga berjalan lancar tanpa hambatan," katanya.
Ia mengatakan Perum Bulog menyediakan beras cadangan pemerintah, beras stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP), bantuan pangan dan kebutuhan sembako jika ada bencana, baik beras, minyak kita, gula dan tepung terigu.
Untuk menjaga ketersediaan stok, Bulog selalu memaksimalkan pengadaan mandiri dari sentra produksi lokal, khususnya di Kabupaten Bangka Selatan (Kecamatan Toboali dan Pulau Besar) dengan membeli gabah kering panen.
"Jika stok lokal belum mencukupi, baru kita minta pemenuhan dari luar daerah, salah satunya dari Palembang," ujar dia.
Menurut dia, dari sisi kebutuhan dan penjualan, Kabupaten Bangka menjadi wilayah dengan kebutuhan tertinggi karena sesuai dengan jumlah penduduk yang lebih besar dan luas wilayah serta pasar di kabupaten dan kota yang ada di Babel.
"Untuk Kota Pangkalpinang, khususnya beras SPHP, distribusi berjalan lancar dengan kebutuhan rata-rata lima hingga 10 ton per minggu selalu dapat dipenuhi dan harganya masih stabil semua," katanya.
Selain beras, Bulog juga menyediakan minyak goreng MinyaKita dan beras premium yang bersifat komersial. Menjelang HBKN, stok MinyaKita yang disiapkan cukup banyak untuk mengantisipasi permintaan paket bantuan dari BUMN atau pemerintah daerah.
Pewarta: Donatus Dasapurna Putranta/Elza ElviaUploader : Bima Agustian
COPYRIGHT © ANTARA 2026