Koba, Babel, (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, Kepulauan Bangka Belitung menyatakan dukungan terhadap sinergi program ketahanan pangan yang dilaksanakan TNI di daerah, khususnya melalui pemanfaatan lahan kosong untuk kegiatan pertanian.

Dukungan tersebut disampaikan Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman saat menghadiri kunjungan kerja Komandan Resor Militer (Danrem) 045/Garuda Jaya Brigadir Jenderal TNI Nur Wahyudi di Markas Komando Distrik Militer (Makodim) 0413/Bangka, Selasa.

Algafry Rahman mengatakan pemerintah daerah mendukung penuh program ketahanan pangan yang disinergikan dengan TNI karena dinilai sejalan dengan upaya penguatan sektor pertanian dan perekonomian masyarakat.

Menurut dia, kolaborasi antara pemerintah daerah dan TNI diperlukan untuk mengoptimalkan potensi lahan pertanian yang belum dimanfaatkan secara maksimal di Bangka Tengah.

Selain ketahanan pangan, Algafry juga mengapresiasi peran aktif TNI dalam membantu masyarakat Bangka Tengah, termasuk dalam penanganan bencana dan kegiatan sosial kemasyarakatan.

Ia berharap sinergi antara TNI dan pemerintah daerah dapat terus ditingkatkan guna menjaga stabilitas, keamanan, dan kesejahteraan masyarakat.

Danrem 045/Garuda Jaya Brigjen TNI Nur Wahyudi mengatakan program ketahanan pangan menjadi salah satu fokus kerja TNI yang dilaksanakan secara terpadu bersama pemerintah daerah dan masyarakat.

“Program TNI dilaksanakan bersama pemerintah daerah, termasuk program ketahanan pangan melalui pemanfaatan lahan kosong untuk pertanian, seperti penanaman padi,” kata Nur Wahyudi.

Ia menjelaskan TNI siap mendukung optimalisasi lahan pertanian melalui program olah lahan (oplah) dengan melibatkan instansi terkait. 

Rencana tersebut masih dalam tahap koordinasi dan telah dikomunikasikan dengan Kementerian Pertanian.



Pewarta: Ahmadi
Editor : Joko Susilo

COPYRIGHT © ANTARA 2026