Sungailiat (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) menyebut distribusi layanan Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi pelajar semakin meluas seiring pertambahan jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (Gizi) di daerah itu.
"Layanan distribusi MBG mulai menyebar di sekolah, hal ini dilihat dari operasional SPPG yang bertambah," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdikpora Kabupaten Bangka Boy Yandra di Sungailiat, Jumat.
Ia mengatakan awalnya dari empat SPPG yang melayani distribusi MBG di sekolah dan sekarang sudah sembilan SPPG yang beroperasi.
Sembilan SPPG di Kabupaten Bangka yang beroperasi yakni, SPPG Pemali, SPPG Parit Pekir, SPPG Imam Bonjol, SPPG Air Anyut, SPPG Kuto Panji Belinyu, SPPG Polda Babel di Merawang, SPPG Parit Padang, SPPG Air Ruay, dan SPPG Bukit Ketok Belinyu.
"Selain sembilan SPPG yang sudah beroperasi, terdapat empat SPPG dalam waktu dekat juga akan beroperasi melayani distribusi MBG yakni SPPG Nangnung, SPPG Kampung Gudang Belinyu, SPPG Mendo Barat Kace 1, dan SPPG Mendo Barat Kace 2," kata Boy Yandra.
Berdasarkan data kebutuhan MBG untuk siswa di masing-masing sekolah, kata Boy Yandra, ditargetkan 31 SPPG akan didirikan di Kabupaten Bangka tersebar di delapan wilayah kecamatan.
"Setiap dapur SPPG akan melayani kurang lebih 2.000 siswa. Dari progres layanan SPPG yang terus bertambah, saya optimis pendirian 31 SPPG di Kabupaten Bangka akan tercapai tepat waktu," ujarnya.
Dia mengimbau pengelola SPPG menyerap produk lokal sehingga membantu meningkatkan perekonomian masyarakat.
"Kita memiliki banyak produk dari masyarakat dan petani lokal yang layak diserap oleh dapur SPPG, seperti hasil perikanan, peternakan, perkebunan, pertanian, dan produk yang lain," kata Boy Yandra.
Pewarta: KasmonoEditor : Bima Agustian
COPYRIGHT © ANTARA 2026