Pangkalpinang (ANTARA) - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menyatakan angka kemiskinan di Provinsi Kepulauan Babel pada September 2025 sebesar 4,77 persen turun 0,23 persen poin dibandingkan Maret 2025 di tingkat 5 persen.
Kepala BPS Kepulauan Babel Sugeng Arianto di Pangkalpinang, Jumat, menyampaikan jumlah penduduk miskin di Kepulauan Babel pada September 2025 sebanyak 74,65 ribu orang atau berkurang sebesar 3,06 ribu orang terhadap Maret 2025 yang mencapai 77,71 ribu orang.
"Persentase penduduk miskin perkotaan pada September 2025 sebesar 3,59 persen, dan turun 0,30 poin dibandingkan Maret 2025," katanya.
Sementara, lanjut Sugeng, persentase penduduk miskin perdesaan pada September 2025 sebesar 6,50 persen, turun sebesar 0,09 persen poin terhadap Maret 2025.
Jumlah penduduk miskin pada September 2025 di perkotaan berkurang sebanyak 2,37 ribu orang dari 35,68 ribu orang pada Maret 2025 menjadi 33,31 ribu orang pada September 2025.
Ia menjelaskan pada periode yang sama, jumlah penduduk miskin perdesaan berkurang 0,68 ribu orang atau menjadi 42,03 ribu orang pada Maret 2025 dan menjadi 41,35 ribu orang pada September 2025.
"Penurunan kemiskinan ini, karena pertumbuhan ekonomi dan lapangan usaha masyarakat yang meningkat," ujarnya.
Sugeng menambahkan penurunan kemiskinan ini dipengaruhi beberapa faktor diantaranya ekonomi Kepulauan Babel pada Triwulan III 2025 tumbuh sebesar 3,16 persen dibandingkan triwulan yang sama tahun sebelumnya.
"Lapangan usaha yang mengalami pertumbuhan tertinggi adalah penyediaan akomodasi dan makan minum sebesar 13,77 persen, usaha jasa perusahaan 13,23 persen dan lapangan usaha informasi dan komunikasi 13,09 persen," katanya.
Ia menambahkan pertumbuhan perekonomian ini tentunya berpengaruh pada tingkat konsumsi dan pengeluaran masyarakat.
"Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan ekonomi didorong oleh kinerja komponen pengeluaran konsumsi rumah tangga dan pengeluaran konsumsi lembaga non-profit yang melayani rumah tangga yang tumbuh positif.
Saat ini, garis kemiskinan pada September 2025 tercatat sebesar Rp992.426/kapita/bulan dengan komposisi Garis Kemiskinan Makanan sebesar Rp728.155/kapita/bulan dan Garis Kemiskinan Bukan Makanan sebesar Rp264.271/kapita/bulan.
Pewarta: AprionisEditor : Feny Aprianti
COPYRIGHT © ANTARA 2026