Pangkalpinang (ANTARA) - PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menyambung jaringan listrik gratis kepada 18 keluarga miskin selama Ramadhan 1447 Hijriah sebagai bagian dari Program "Light Up The Dream" (LUTD).

"Secara bertahap kita selesaikan penyambungan gratis kepada target 18 pelanggan baru, terakhir kemarin kita lakukan di salah satu warga Desa Srimenanti, Bangka," kata General Manager PLN UIW Babel Ira Savitri di Pangkalpinang, Kamis.

Ia menjelaskan, program yang dilaksanakan di Babel merupakan bagian dari Program Nasional LUTD yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia. Secara nasional, program ini telah memberikan sambungan listrik gratis kepada 41.664 pelanggan.

Sedangkan di Babel, terdapat 18 pelanggan tambahan yang menerima bantuan sambungan listrik gratis, terdiri dari 10 pelanggan di Pulau Bangka dan delapan pelanggan di Belitung.

Dengan tambahan tersebut, total penerima manfaat Program LUTD Babel mencapai 174 pelanggan, dengan rincian 93 pelanggan di Pulau Bangka dan 81 di Belitung.

"Program ini wujud kepedulian dan semangat berbagi dari seluruh pegawai PLN kepada masyarakat yang membutuhkan akses listrik," ujarnya.

Program LUTD merupakan bentuk kepedulian dan gotong royong dari insan PLN yang secara sukarela melakukan donasi agar masyarakat yang membutuhkan dapat menikmati listrik secara layak dan membuka kesempatan bagi keluarga untuk belajar, beraktivitas, dan menjalankan ibadah secara nyaman.

Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Bangka Thony Marza mengapresiasi langkah PLN yang menghadirkan manfaat langsung listrik bagi masyarakat dan pembangunan daerah.

"Program ini tidak hanya membantu masyarakat secara langsung, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Bangka karena dengan adanya akses listrik yang memadai akan mendukung anak-anak belajar dengan lebih optimal melalui fasilitas penerangan dan perangkat pendidikan, mendorong produktivitas usaha kecil di rumah tangga, serta membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat," katanya.

Menurut dia, ketersediaan listrik yang andal menjadi fondasi penting dalam memperkuat sektor pendidikan, kesehatan, dan perekonomian masyarakat.

"Ketika listrik hadir, kualitas hidup ikut meningkat, anak-anak dapat mengakses informasi dan teknologi, pelaku UMKM dapat meningkatkan kapasitas produksinya, dan keluarga memiliki kesempatan lebih besar untuk memperbaiki taraf hidup. Ini adalah bagian penting dari pembangunan manusia yang berkelanjutan," katanya.

Warga penerima manfaat program LUTD PLN Babel Ujang bersyukur atas bantuan sambungan listrik yang diberikan oleh PLN.

"Kami sekeluarga berterima kasih akhirnya dapat menikmati listrik dari PLN Bangka Belitung, semoga berkah atas kebaikan yang diberikan kepada kami," katanya.

Program LUTD merupakan inisiatif sosial PLN yang bersumber dari donasi sukarela pegawai PLN untuk membantu masyarakat prasejahtera mendapatkan sambungan listrik secara gratis.

Melalui program ini, PLN berharap dapat terus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung peningkatan kualitas hidup melalui akses energi listrik yang andal.



Pewarta: Donatus Dasapurna Putranta/Try Mustika
Editor : Feny Aprianti

COPYRIGHT © ANTARA 2026