Sungailiat (ANTARA) - Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mencatat hingga 31 Desember 2025 sebanyak 48.766 siswa usia 7 - 18 tahun telah menerima layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG).
"Hingga akhir Desember 2025 kami sudah melayani CKG bagi 48.766 siswa di empat wilayah kerja puskesmas di Kabupaten Bangka," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Anggia Murni di Sungailiat, Jumat.
Ia mengatakan layanan CKG bagi puluhan ribu siswa usia 7-18 tahun itu merupakan angka capaian yang melampaui target yang ditetapkan hanya sebanyak 14.905 siswa.
"Kumulatif angka layanan yang melampaui target tersebut membuktikan CKG mendapat respons positif dan diminati peserta didik di sekolah," jelas dia.
Sementara untuk layanan CKG yang sama tahun 2026 diperkirakan mulai bulan Juli mendatang. CKG siswa adalah pemeriksaan kesehatan yang ditujukan pada anak usia sekolah untuk identifikasi faktor risiko kesehatan, deteksi dini kondisi prapenyakit, dan deteksi penyakit lebih awal.
"Lokasi CKG untuk peserta didik dipusatkan di sekolah masing - masing, sedangkan anak-anak di luar satuan pendidikan pelaksanaan CKG dilaksanakan di puskesmas terdekat," jelas Anggia.
Menurut dia, pemeriksaan kesehatan bagi peserta didik disesuaikan kelompok umur dan jenjang pendidikan seperti pemeriksaan status gizi, pemeriksaan mata dan telinga, pemeriksaan gigi serta pemeriksaan kesehatan yang lain.
Cek Kesehatan Gratis bagi siswa di sekolah dirancang sebagai program preventif terhadap masalah kesehatan. Program ini memberikan pemahaman kepada peserta didik tentang kondisi kesehatannya sejak dini, sekaligus membangun kesadaran hidup sehat.
Pewarta: KasmonoUploader : Rustam Effendi
COPYRIGHT © ANTARA 2026