Koba, Babel, (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah menegaskan komitmen pengembangan sektor perikanan berbasis blue economy atau ekonomi biru sebagai strategi utama pembangunan daerah di tengah efisiensi anggaran daerah.
Wakil Bupati Bangka Tengah Efrianda di Koba, Bangka Tengah, Sabtu, mengatakan penerapan ekonomi biru menjadi arah kebijakan penting untuk menjaga keberlanjutan sumber daya kelautan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat perikanan.
"Kita harus mampu menghasilkan langkah konkret melalui sinkronisasi program daerah dengan kebijakan nasional berbasis ekonomi biru, penguatan sinergi lintas sektor, serta peningkatan kesejahteraan nelayan,” kata Efrianda.
Menurut Efrianda, penguatan ekonomi biru juga mendorong pengembangan kawasan pesisir, termasuk rencana penetapan Desa Batu Belubang sebagai Kampung Nelayan Merah Putih, yang diharapkan mampu menjadi model pengelolaan perikanan terpadu dan berkelanjutan.
Ia mengatakan, pengurangan anggaran hingga 70 persen menuntut pemerintah daerah lebih mandiri melalui kemitraan dengan pelaku usaha dan pihak swasta, khususnya dalam penyediaan infrastruktur dan teknologi sektor perikanan.
“Semakin intensif kehadiran pelaku usaha, maka pertumbuhan ekonomi daerah akan semakin progresif," katanya.
Pemerintah daerah, kata dia, siap memfasilitasi investasi sesuai ketentuan yang berlaku.
Tentunya, kata Efrianda, salah satu upaya yang harus selalu dilakukan adalah meningkatkan kemampuan nelayan dengan memberikan pelatihan pengelolaan hasil perikanan, diversifikasi produk olahan, dan pemanfaatan teknologi ramah lingkungan.
Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan mutu dan kuantitas hasil tangkapan sekaligus memperkuat daya saing produk perikanan Bangka Tengah di pasar regional maupun nasional.
"Keberhasilan implementasi ekonomi biru membutuhkan dukungan semua pihak, termasuk masyarakat pesisir, akademisi, dan pelaku usaha," katanya.
Ia menjelaskan, sektor perikanan memiliki peran strategis dalam mendukung agenda nasional, mulai dari ketahanan pangan, program makan bergizi gratis, penanggulangan kemiskinan, pencegahan stunting, hingga investasi dan pendanaan kreatif yang berorientasi pada keberlanjutan lingkungan.
Pewarta: AhmadiEditor : Feny Aprianti
COPYRIGHT © ANTARA 2026