Pangkalpinang (ANTARA) - Balai Pelaksanaan Jala Nasional (BPJN) Bangka Belitung (Babel) berkomitmen memastikan infrastruktur jalan dan jembatan tetap dalam kondisi baik dan aman digunakan masyarakat menjelang hari raya Idulfitri 1447 Hijriah.

"Kita terus berkomitmen melaksanakan pemeliharaan dan perbaikan dengan berbagai langkah dan persiapan agar sejumlah ruas jalan yang ada di Babel dalam kondisi baik dan aman untuk digunakan masyarakat selama periode Lebaran 2026 juga sepanjang tahun," kata Kepala BPJN Babel, Susan Novellia di Pangkalpinang, Kamis.

Ia mengatakan BPJN Babel menyiapkan anggaran sebesar Rp140 miliar untuk kegiatan reservasi yakni pemeliharaan rutin jalan dan jembatan serta penggantian dua jembatan di Kabupaten Belitung.

"Dana itu untuk pemeliharaan rutin dan penggantian dua jembatan yang kita laksanakan secara berkala dan kita akan update progresnya," ujarnya.

Menurutnya pendanaan tersebut sebagai upaya dari BPJN Babel untuk tetap menjaga kondisi kemantapan jalan di Babel yang selama ini sudah terjaga 99,08% dan ini kemantapan tertinggi se-Indonesia.

Baca juga: BPJN Babel siapkan enam posko pastikan kelancaran dan keselamatan pemudik

"Ini juga merupakan komitmen kerja keras kami agar masyarakat Babel bisa terus menikmati jalan yang aman, baik dan berkeselamatan," ujarnya.

Total panjang jalan yang dalam pemeliharaan yakni 598,65 km. Pemeliharaan rutin sekitar 440,51 km, terdiri dari rutin kondisi 149,98 km dan holding 5,86km. Rehabilitasi minor 1,90 km dan rehabilitasi mayor 0,40 km.

Dan total jembatan yang dipelihara ada 117 unit. Pemeliharaan rutin dilakukan ke 97 unit jembatan, berkala 7 jembatan, 12 jembatan di rehabilitasi dan ada 2 jembatan yang dilakukan penggantian karena ada jembatan dengan bentang <6 meter yang putus akibat bencana alam dan harus diganti, namun akan diinventarisasi pada tahun 2027.

"Tahun ini ada 2 penggantian jembatan di Belitung yakni jembatan pilang 240 m dengan kontrak multiyears selama 3 tahun dan jembatan air liring karena ada kejadian bencana 2025 lalu jadi BPJN Babel dapat kegiatan untuk penanganan permanen agar nantinya jembatan baru ini bisa menghubungkan aktifitas masyarakat tetap berjalan," terang Susan.

Ia menambahkan, BPJN Babel juga melaksanakan pemeliharaan jalan berupa penambalan lubang, penggantian beberapa box dan penanganan longsor di ruas ugul kelapa yang dilaksanakan dengan penanganan permanen yaitu pemasangan bronjong dan dinding penahan tanah.

Di lokasi-lokasi longsor dan rawan bencana, BPJN Babel juga melakukan pemasangan police line dan fam bag agar longsor tidak bertambah, disertai pemasangan rambu-rambu peringatan agar mudah dipahami masyarakat. 

Dan menjelang libur lebaran Idulfitri, BPJN Babel juga memastikan kondisi jalan keadaan baik, tidak ada lubang karena penambalan lubang dilakukan secepat mungkin, normalisasi drainase mengingat hujan yang terus turun agar drainase lancar tidak ada genangan air di lokasi berpotensi banjir dan perapian bahu jalan.

"Pembersihan rutin jembatan juga kita lakukan, pipa cucuran pembuangan air ke sungai terus kita bersihkan agar jalan dan jembatan bisa terawat saat masyarakat menggunakan jalan," tutup Susan.

Baca juga: BPJN Babel pastikan kemantapan jalan nasional sudah sangat baik



Pewarta: Elza Elvia
Uploader : Bima Agustian

COPYRIGHT © ANTARA 2026