Koba, Babel, (ANTARA) - Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Tengah bersama Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung melakukan pengecekan jajanan berbuka puasa di Kecamatan Koba, guna memastikan makanan yang dijual aman dikonsumsi masyarakat.

Kepala Dinas Kesehatan Bangka Tengah Zaitun di Koba, Kamis, mengatakan sebanyak 40 jenis jajanan berbuka puasa atau takjil dijadikan sampel dalam pemeriksaan tersebut. Hasil uji laboratorium menunjukkan seluruh sampel makanan aman untuk dikonsumsi.

“Pengecekan yang dilakukan terkait kandungan zat berbahaya seperti boraks, pewarna berbahaya, dan bahan kimia lainnya,” kata Zaitun.

Ia mengimbau, masyarakat lebih teliti saat membeli jajanan berbuka puasa agar terhindar dari makanan yang berpotensi membahayakan kesehatan.

Menurut dia, masyarakat perlu memperhatikan kondisi makanan yang dibeli, termasuk bentuk, warna, dan rasa agar tidak berbeda dari kondisi semestinya.

“Amati, cermati, dan pastikan bentuk serta rasanya tidak berubah dari semestinya,” ujarnya.

Zaitun mengatakan, kegiatan pengawasan pangan tersebut dilakukan secara berkala selama Ramadhan sebagai upaya melindungi masyarakat dari peredaran makanan yang mengandung bahan berbahaya.

Selain melakukan pengujian sampel makanan, petugas juga memberikan edukasi kepada para pedagang mengenai pentingnya menjaga kebersihan serta tidak menggunakan bahan tambahan pangan yang dilarang.

"Kita bersama BPOM akan terus meningkatkan pengawasan terhadap makanan yang beredar di masyarakat, terutama pada momentum Ramadhan ketika aktivitas penjualan takjil meningkat," ujarnya.



Pewarta: Ahmadi
Uploader : Bima Agustian

COPYRIGHT © ANTARA 2026