Pangkalpinang (ANTARA) - Dinas Perhubungan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mendirikan 21 posko arus mudik Lebaran Idul Fitri 2026, guna memastikan keamanan dan kelancaran masyarakat mudik lebaran di kampung halamannya.

"Saat ini kita mulai mendirikan posko pemantau mudik lebaran tahun ini," kata Kepala Dishub Provinsi Kepulauan Babel Muhammad Haris di Pangkalpinang, Kamis.

Ia mengatakan sebanyak 21 posko Arus Mudik Lebaran Idul Fitri 2026 yaitu dua bandara yaitu Bandara Depati Amir Kota Pangkalpinang dan Bandara H.A.S Hanandjoeddin Tanjungpandan Kabupaten Belitung.

Selanjutnya 13 posko arus mudik di terminal bus dan enam pelabuhan tersebar di Kota Pangkalpinang, Kabupaten Bangka, Bangka Barat, Bangka Selatan dan Belitung dimulai Sabtu (14/3) hingga H+7 Lebaran Idul Fitri 2026.

"Posko mudik tahun ini lebih difokuskan di pelabuhan, karena jumlah pemudik menggunakan angkutan laut yang cukup tinggi," katanya.

Ia menyatakan saat ini pemudik rute Pelabuhan Tanjung Kalian Bangka Barat - Pelabuhan Tanjung Api-Api Palembang Sumatera Selatan maupun rute Pelabuhan Pangkalbalam - Pelabuhan Tanjung Pandan (Belitung) - Pelabuhan Tanjung Priok (Jakarta) sudah mengalami peningkatan.

"Kita bersama dishub kabupaten, kota dan kepolisian dan instansi terkait lainnya siap memberikan pelayanan terbaik, agar masyarakat yang mudik aman, nyaman dan lancar melakukan perjalanan untuk merayakan Idul Fitri di kampung halamannya," katanya.

Menurut dia berdasarkan pantauan, frekuensi arus mudik di sejumlah pelabuhan khususnya di Pelabuhan Tanjung Kalian Bangka Barat sudah mulai naik dan diperkirakan akan terus meningkat hingga H-1 Lebaran Idul Fitri.

"Ini patut diantisipasi, agar arus mudik melalui darat maupun laut berjalan aman, lancar dan tertib," katanya.



Pewarta: Aprionis
Uploader : Rustam Effendi

COPYRIGHT © ANTARA 2026